Konten dari Pengguna

4 Contoh Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit beserta Perbedaannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh larutan elektrolit dan non elektrolit. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh larutan elektrolit dan non elektrolit. Sumber: www.unsplash.com

Larutan elektrolit dan non elektrolit adalah dua jenis larutan yang memainkan peran penting dalam kimia dan fisika.Beberapa contoh larutan elektrolit dan non elektrolit penting untuk diketahui untuk mempelajari perilaku konduktivitas listrik dan pembentukan ion saat larutan terbentuk

Mengutip buku Kimia 1, Muchtaridi, A.pt, M.Si, Sandri Justiana, S,Si (2007:194) , untuk membedakan antara larutan elektrolit dan non elektrolit adalah ada tidaknya gelembung gas. Larutan elektrolit bergelembung sedangkan larutan non elektrolit tidak menghasilkan gelembung.

Contoh Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit yang Perlu Diketahui

Ilustrasi contoh larutan elektrolit dan non elektrolit. Sumber: www.unsplash.com

Perbedaan lainnya antara larutan elektrolit dan non elektrolit adalah, larutan elektrolit merupakan suatu zat yang ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghasilkan arus listrik. Sementara, larutan non elektrolit adalah tidak dapat menghantarkan arus listrik ketika dilarutkan dalam air.

Berikut contoh larutan elektrolit dan non elektrolit yang perlu diketahui.

1. Contoh Larutan Elektrolit

  1. Larutan Garam

    Contoh larutan elektrolit prtama adalah larutan garam dapur (NaCl). Larutan garam dapur memiliki kation (Ca+) dan anion (Na-) yang terionisasi secara sempurna dalam air. Oleh karena itu, larutan garam dapat digolonkan sebagai larutan elektrolit kuat dimana muatan listrik dapat berpindah melalui ion-ion didalamnya.

  2. Air Laut

    Air laut yang mengandung banyak garam juga termasuk ke dalam larutan elektrolit. Air laut mengandung banyak ion kalium (K+), kalsium (Ca+), sulfat (SO42-), natrium (Na+), klorida (Cl-), dan magnesium (Mg2+). Ion-ion tersebut menjadikan air laut sebagai larutan elektrolit alami yang paling melimpah di bumi.

  3. Jus Jeruk dan Lemon

    Contoh larutan elektrolit dalam kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah jus jeruk dan lemon yang mengandung ion hidrogen, kalsium, potasium, dan magnesium. Hal tersebutlah yang membuat jus jeruk dan lemon digolongkan sebagai larutan elektrolit yang baik untuk tubuh.

  4. Air Aki

    Contoh berikutnya adalah air aki yang terbuat dari larutan asam sulfat. Dilansir dari BBC, larutan asam sulfat mengandung ion H+ dan SO42- yang dapat menghantarkan listrik dengan kuat. Sehingga, air aki termasuk ke dalam larutan elektrolit kuat.

2. Contoh Larutan Non Elektrolit

  1. Gula

    Gula adalah suatu sumber energi yang berupa karbohidrat sederhana. Senyawa yang terdapat pada gula adalah senyawa kovalen dan tidak terdapat senyawa ion. Sebagai contoh, larutan NaCl, di dalam larutannya akan terurai menjadi Na+ dan Cl– .

    Sedangkan dalam larutan gula seperti glukosa C6H12O6, saat dilarutkan akan tetap dan berupa molekul-molekul serta tidak terurai menjadi ion-ion. Oleh karena itu. larutan gula tidak dapat menghantarkan listrik. Beberapa jenis gula yang termasuk larutan non elektrolit adalah glukosa, sukrosa, fruktosa dan maltosa.

  2. Glukosa – C6H12O6

    Glukosa adalah jenis gula berbentuk sederhana yang dapat disalurkan melalui darah dan disimpan di dalam sel otot dan sel hati. Glukosa tidak dapat membentuk ion-ion dalam pelarutnya dan tidak dapat terionisasi dalam larutan.

  3. Sukrosa – C12H22O11

    Sukrosa adalah jenis gula yang belum sederhana seperti glukosa dan fruktosa. Sukrosa ini akan dipecah dahulu dengan bantuan enzim yang bernama beta-fruktosidase. Lalu, dipecah menjadi glukosa dan fruktosa yang mana masuk ke dalam jalur metabolisme.

    Sukrosa tidak dapat membentuk ion-ion dan molekul-molekulnya tidak terionisasi di dalam larutan, sehingga tidak dapat menghantarkan listrik.

  4. Fruktosa – C6H12O6

    Fruktosa adalah jenis gula yang paling sederhana dibanding glukosa dan sukrosa. Fruktosa tidak akan dialirkan ke dalam darah sehingga kadar gula darah akan stabil.

    Sama seperti glukosa dan sukrosa, fruktosa tidak dapat membentuk ion-ion daalam pelarutnya dan molekul-molekulnya tidak terionisasi dalam larutan, maka tidak tergolong larutan elektrolit.

Baca juga: Contoh Larutan Penyangga, Pengertian dan Jenisnya

Contoh larutan elektrolit dan non elektrolit menunjukkan larutan elektrolit dan non elektrolit memiliki perbedaan mendasar dalam pembentukan ion dan konduktivitas listrik. Pengetahuan tentang perbedaan ini penting dalam proses industri dan pemahaman reaksi kimia yang terjadi dalam larutan.(VAN)