Konten dari Pengguna

4 Contoh Peribahasa dan Artinya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Peribahasa dan Artinya. Sumber: Pixabay/josealbafotos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Peribahasa dan Artinya. Sumber: Pixabay/josealbafotos

Terdapat berbagai macam contoh peribahasa dalam bahasa Indonesia yang menarik untuk dipelajari. Bahkan hampir setiap daerah dan budaya memiliki peribahasanya sendiri.

Pada dasarnya, peribahasa adalah kumpulan kata atau kalimat yang mengandung makna tertentu. Makna yang terkandung dalam peribahasa biasanya mengiaskan maksud tertentu atau tersirat.

4 Contoh Peribahasa dan Artinya

Ilustrasi Contoh Peribahasa dan Artinya. Sumber: Pixabay/Pexels

Dikutip dari buku Kamus Bahasa Indonesia, Argo Wikajanti (2012:561), peribahasa adalah suatu kiasan bahasa yang berupa kalimat atau kelompok kata yang bersifat padat, ringkas, dan berisi tentang norma, nilai, nasihat, perbandingan, perumpamaan, prinsip, dan aturan tingkah laku.

Karena sifat dan isinya, biasanya peribahasa sering digunakan sebagai cara bijaksana menegur seseorang agar tidak tersinggung.

Berdasarkan isinya, peribahasa digolongkan menjadi 3 bagian. Dikutip dari buku Bahasa Indonesia 1: SMA Kelas X, Sutarni dan Sukardi (2008:173), berikut penjelasan lengkapnya beserta contoh peribahasanya.

1. Bidal

Bidal merupakan peribahasa yang mengandung nasihat, sindiran, atau peringatan tentang ajaran kebaikan untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Perumpamaan

Perumpamaan adalah peribahasa yang mengandung perbandingan. Perumpamaan terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu perumpamaan tertutup dan perumpamaan terbuka.

Perumpamaan tertutup merupakan perumpamaan yang didahului dengan kata penanda perbandingan. Beberapa kata penanda perbandingan pada perumpaan tertutup di antaranya adalah umpama, seperti, laksana, bak, dan bagai.

Berbeda dengan perumpamaan tertutup, perumpamaan terbuka adalah perumpamaan yang tidak diketahui atau diikuti oleh kata penanda perbandingan.

3. Pepatah

Pepatah adalah jenis peribahasa yang di dalamnya mengandung pendidikan sekaligus menyampaikan ungkapan untuk mematahkan pembicaraan orang lain.

Agar lebih memahami seluruh jenis peribahasa, berikut 4 contoh peribahasa berdasarkan jenisnya.

  1. Peribahasa Bidal: “Berjalan peliharalah kaki, berkata peliharalah lidah”. Artinya: berhati-hatilah dalam bertindak.

  2. Peribahasa Perumpamaan Tertutup: “Bagai air di daun talas”. Artinya: ucapan atau janji yang tidak bisa dipegang karena selalu berubah.

  3. Peribahasa Perumpamaan Terbuka: “Habis manis sepah dibuang”. Artinya: sesuatu ditelantarkan atau disia-siakan setelah sudah tidak bermanfaat.

  4. Peribahasa Pepatah: “Tong kosong berbunyi nyaring”. Artinya: pembicaraan, upaya, atau janji muluk yang tidak sesuai kenyataan.

Baca juga: Arti Peribahasa Berpangku Tangan dan Kumpulan Peribahasa Lainnya

Demikian penjelasan mengenai 4 contoh peribahasa dan artinya dalam bahasa Indonesia. Semoga ulasan ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan seputar peribahasa. (YAS)