Konten dari Pengguna

4 Contoh Puisi Elegi dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi elegi. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi elegi. Sumber foto: Pixabay.com

Contoh puisi elegi merupakan salah satu contoh karya sastra bahasa Indonesia yang berisikan tentang ungkapan atau pikiran seseorang. Puisi elegi termasuk dalam jenis puisi baru.

Puisi adalah ragam karya sastra yang bahasanya terikat oleh irama. Karya ini dapat diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dapat dipilih dan ditata secara cermat.

Contoh Puisi Elegi

Ilustrasi contoh puisi elegi. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku Pembelajaran Puisi untuk Mahasiswa, Mohd. Harun (2018: 5), puisi adalah karya imajinatif seseorang yang berisi pikiran, gagasan, perasaan, dan pengalaman penyair sebagai juru bicara masyarakat pada zamannya.

Karya tersebut disampaikan dengan bahasa yang padat, singkat, estetis, konotatif, dan simbolis. Sedangkan, elegi berarti karya sastra berbentuk puisi yang digubah untuk mengungkapkan kesedihan, kerinduan, dan kemalangan.

Contoh puisi elegi adalah sebagai berikut.

Contoh 1

Ia yang hendak mencipta,

Menciptalah segala atas bumi ini.

Ia yang akan tewas,

Tewaslah karena kehidupan.

Kita yang mau mencipta dan akan tewas,

Akan berlaku untuk ini dengan cinta.

Contoh 2

Puisi karya penyair terkenal Chairil Anwar dengan judul “Sia-Sia”

Penghabisan kali itu kau datang

Dengan membawa kembang berkarang

Mawar merah dan melati yang putih

Darah dan suci

Kau tebarkan depanku

Serta pandang yang memastikan: untukmu

Lalu kita sama termangu

Saling bertanya: apakah ini?

Cinta? Kita berdua tak mengerti

Sehari kita bersama. Tak hampir-menghampiri.

Ah! Hatiku yang tak mau memberi

Mampus kau dikoyak-koyak sepi.

Februari, 1943

Contoh 3

Rembulan Pucat

Wahai, rembulan yang pucat

Datanglah kau ke kamar kekasihku!

Terangilah tempat itu dengan cahayamu

Sebab, malam ini dirinya tengah merindu

Hanyut dalam perasaan yang tiada menentu

Datangilah ia dengan kehangatanmu

Berikan dia cahaya penerangan

Sehingga setiap kesedihan yang dia rasakan

Sirna seketika meski luka bersemayam di dada

Masih terjaga dan menganga

Contoh 4

Di sudut ruangan rumah ini

Aku masih bisa merasakan adanya kehadiranmu

Tapi nyatanya kau telah tiada

Aroma yang sangat kukenal

Berangsur-angsur ditelan masa

Meski masih ada perasaan tidak rela

Namun, tak ada yang bisa kuperbuat

Selain mengabadikan jejak kehadiranmu

Dalam susunan aksara-aksara

Yang kusambung dengan air mata

Sehingga di kemudian hari

Saat diri ini binasa

Akan ada jejak yang bisa kutinggalkan

Kehadiranmu yang begitu kucinta

Baca juga: 3 Contoh Puisi Metafisikal dan Pengertiannya

Itulah beberapa contoh puisi elegi dalam bahasa Indonesia. Semoga dapat dipahami sehingga dapat menambah wawasan tentang puisi elegi. (MAE)