4 Contoh Puisi Objektif dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh puisi objektif menunjukkan keberagaman karya sastra Indonesia. Puisi memberikan banyak pilihan cara bagi para penyair untuk mengekspresikan diri.
Puisi objektif menunjukkan berbagai sisi dari karya seorang penyair. Sebaliknya para peminat puisi memiliki banyak pilihan karya untuk dinikmati.
Contoh Puisi Objektif
Puisi adalah karya sastra yang berisi pikiran, gagasan, perasaan dan pengalaman seorang penyair. Puisi dapat mewakili diri, orang lain, masyarakat, bahkan hal-hal yang imajinatif. Salah satu bentuk karya puisi adalah puisi objektif.
Dikutip dari Pembelajaran Puisi untuk Mahasiswa, Mohd. Harun (2018:70), puisi objektif adalah puisi yang mengungkapkan hal-hal di luar diri penyair. Puisi objektif disebut juga puisi impersonal.
Dengan demikian, puisi yang menyebut kata aku bukan merupakan puisi objektif. Namun jika kata aku berada dalam kalimat langsung, maka itu bisa saja merupakan puisi objektif, tergantung dengan konteks isi puisi secara keseluruhan.
Berikut adalah contoh puisi objektif dalam bahasa Indonesia.
1. Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damano
Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni.
Dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbungan itu.
Tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni.
Dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu.
Tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni.
Dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu.
2. Sihir Hujan karya Sapardi Djoko Damono
Hujan mengenal baik pohon, jalan dan selokan
Suaranya bisa dibeda-bedakan
Kau akan mendengarnya meski kau tutup pintu dan jendela
Meskipun sudah kau matikan lampu
Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan,
telah jatuh di pohon, jalan dan selokan
Menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh
waktu menangkap wahyu yang harus kau rahasiakan
3. Ayah Khong Guan karya Joko Pinurbo
Ayah sedang khusyuk menikmati remah-remah
sisa kenangan dalam kaleng Khong Guan
ketika rumahnya yang sunyi disambangi petugas
"Selamat malam.
Apakah kondisi kejiwaan Anda aman terkendali?
Ayah menjawab,
"Maaf saya sedang berbahagia.
Negara dilarang masuk ke dalam hati saya."
4. Pelarian karya Chairil Anwar
Tak tertahan lagi
remang miang sengketa di sini
Dalam lari
dihempaskannya pintu keras tak terhingga
Hancur luluh seketika
Dan paduan dua jiwa
Dari kelam ke malam
tertawa meringis malam menerimanya
Ini baru baru tercampung dalam gelita
"Mau apa? Rayu dan pelupa,
Aku ada!
Pilih saja!
Bujuk dibeli?
Atau sungai sunyi?
Mari! Mari!
Turut saja!"
Tak kuasa ... terengkam
Ia dicengkam malam.
Baca juga: 2 Contoh Puisi Berantai 7 Orang dalam Berbagai Tema
Contoh puisi objektif memberikan pemahamam bahwa penyair tak selalu membicarakan tentang dirinya. Orang lain dan seluruh peristiwa di dunia bisa menjadi sumber inspirasi. (lus)
