Konten dari Pengguna

4 Contoh Seni Rupa Terapan Kriya Tekstil dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar Contoh seni rupa terapan kriya tekstil. Sumber pexels.com/Frans van Heerden
zoom-in-whitePerbesar
Gambar Contoh seni rupa terapan kriya tekstil. Sumber pexels.com/Frans van Heerden

Contoh seni rupa terapan kriya tekstil cukup beragam di Indonesia. Seni yang satu ini merujuk pada kerajinan dengan bahan kain dan benang. Seni rupa tekstil telah ditemukan sejak zaman pra-sejarah. Hal inilah yang membuat kerajinan jenis menjadi bagian dari budaya leluhur.

Maka dari itu, seni rupa terapan kriya tekstil adalah seni yang perlu dikenal dan dilestarikan untuk generasi pada masa mendatang. Selain itu, pembuatan seni rupa terapan kriya tekstil juga perlu dikembangkan dengan kreativitas.

4 Contoh Seni Rupa Terapan Kriya Tekstil

Ilustrasi Contoh seni rupa terapan kriya tekstil. Sumber pexels.com/Andrea Piacquadio

Dikutip dari buku Seni dan Budaya, Harry Sulastianto, dkk (2007:3) contoh seni rupa terapan kriya tekstil terdiri dari kriya batik, kriya tenun, kriya makrame, dan kriya bordir. Berikut ini uraian penjelasannya.

1. Kriya Batik

Batik adalah seni rupa tekstil yang telah dikenal luas oleh dunia internasional. Kain batik telah menjadi tradisi sejak ratusan tahun lalu. Biasanya, batik dipakai pada acara-acara penting. Batik juga merupakan kain yang dapat dipakai oleh semua kalangan.

Seni rupa batik ini dibuat dengan bahan lilin malam yang dipulas pada kain memakai alat bernama canting. Terdapat beberapa teknik yang bisa dipakai untuk membatik, yakni teknik tulis dan teknik cap.

2. Kriya Tenun

Tenun adalah salah satu metode yang dipakai untuk memproduksi kain secara tradisional. Proses menenun yang dilakukan tanpa mesin harus dilakukan dengan menyiapkan benang dengan posisi bujur dan melintang.

Biasanya, pengrajin tenun akan memakai benang warna-warni agar tercipta suatu motif yang indah. Tenun yang dihasilkan oleh Indonesia dinamakan tenun ikat dan tenun songket. Adanya pusat kriya tenun telah tersebar di Jawa, Bali, Kalimantan, dan sebagainya.

3. Kriya Makrame

Kriya makrame adalah seni rupa tekstil yang dibuat dengan cara disimpul hingga akhirnya membentuk rantaian benang atau tali. Seni makrame ini cenderung memiliki sifat dekoratif sehingga lebih sering dibuat sebagai hiasan dinding.

4. Kriya Bordir

Bordir adalah penerapan motif hias pada kain. Bordir hampir sama dengan teknik sulam, namun memakai bantuan mesin. Dalam melakukan bordir, para pengrajin perlu memperhatikan keselarasan warna, kesesuaian fungsi, dan kesesuaian bahan.

Bordir biasanya diterapkan pada mukena, baju, kerudung, taplak, dan sebagainya. Bordir yang paling terkenal di Indonesia berapa di provinsi Jawa Barat, Tasikmalaya.

Baca Juga: 5 Proses Produksi Kerajinan Bahan Serat

Itulah tadi beberapa contoh seni rupa terapan kriya tekstil beserta penjelasannya. Pada intinya, contoh kriya tekstil adalah batik, tenun, makrame, dan juga bordir. Semoga bermanfaat. (SLM)