4 Contoh Tari sebagai Hiburan Masyarakat dan Asal Daerahnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh tari sebagai hiburan salah satunya adalah Tari Gambyong dari Jawa Tengah. Seni tari adalah salah satu kekayaan seni di Indonesia. Indonesia memiliki berbagai bentuk seni tari dari berbagai daerah.
Setiap tarian memiliki keunikan masing-masing. Ciri khas seni tari dipengaruhi oleh budaya daerah asal. Selain tari tradisional di Indonesia juga dikenal seni tari modern dan tari kreasi baru.
Contoh Tari sebagai Hiburan Masyarakat
Seni tari adalah gerak tubuh yang diekspresikan secara ritmis dan selaras dengan musik pengiringnya. Unsur-unsur tari antara lain gerak, iringan, tema, rias, busana, dan ruang pentas. Mengutip buku Mengenal Seni Tari di Indonesia oleh Muryanto, S.Pd (2019: 19), menurut fungsinya, tari dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu tari yang cenderung bersifat sakral dan tari sebagai sarana hiburan atau pertunjukan.
Tari yang berfungsi sebagai sarana hiburan sering disebut sebagai tari gembira. Tari sebagai hiburan masyarakat sering juga ditampilkan dalam berbagai festival maupun acara kenegaraan.
Berdasarkan buku Seni dan Budaya untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas oleh Harry Sulatianto, dkk (2006: 66), berikut ini adalah 4 contoh tari sebagai hiburan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia:
1. Tari Piring
Tarian ini lahir dan berkembang di Minangkabau, Sumatera Barat. Tari Piring memiliki gerakan tarian yang dinamis, atraktif, dan lincah dengan menggunakan piring sebagai properti tari. Tari Piring sering ditampilkan dalam berbagai gelaran acara. Tari Piring sering dipentaskan untuk menyambut tamu atau untuk menghormati tamu yang datang.
2. Tari Gambyong Pareanom
Tari Gambyong adalah jenis tari kreasi baru yang merupakan pengembangan dari Tari Tayub. Tarian dari Jawa Tengah ini pada awalnya digunakan untuk upacara ritual pertanian yang bertujuan untuk kesuburan padi dan perolehan panen yang melimpah.
Keberadaan penari adalah sebagai gambaran Dewi Padi (Dewi Sri). Oleh karena itu penari mengenakan busana bernuansa kuning dan hijau sebagai simbol kemakmuran dan kesuburan.
3.Tari Merak
Tari Merak adalah tarian yang berasal dari Jawa Barat dan termasuk dalam tari kreasi baru. Tari Merak adalah hasil kreasi Raden Tjetje Soemantri untuk kebutuhan seni pertunjukan dan hiburan.
Tari ini terinspirasi dari keindahan burung merak dengan sayapnya yang memiliki motif khas dengan gradasi warna hijau, biru, dan kuning.
Tari Merak menyerupai gerak burung merak yang memaerkan sayapnya. Tarian ini banyak dipentaskan saat pertunjukan atau festival tari serta sebagai pembuka dalam berbagai acara formal.
4.Tari Blantek
Tari Blantek adalah tarian rakyat Betawi dari DKI Jakarta. Pada awalnya tarian ini merupakan bagian dari pertunjukan teater rakyat lenong yang ditampilkan pada saat pembukaan cerita.
Baca juga: 3 Contoh Tari Tradisional yang Menggunakan Gerak Imitatif
Itulah penjelasan contoh tari sebagai hiburan masyarakat. Semoga dapat menambah wawasan mengenai kesenian tari dari seluruh Indonesia. (IND)
