Konten dari Pengguna

4 Dampak Negatif Revolusi Hijau bagi Kehidupan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dampak negatif revolusi hijau. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Jess Ho
zoom-in-whitePerbesar
Dampak negatif revolusi hijau. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Jess Ho

Revolusi hijau telah berkembang sejak masa Orde Baru. Kebijakan yang berkaitan dengan sektor pertanian ini memiliki dampak positif dan negatif. Salah satu dampak negatif revolusi hijau adalah adanya ketergantungan pada pupuk kimia.

Dikutip dari buku Sejarah SMA/MA Kls XII-IPS oleh Ignas Kingkin Teja, dkk (2006:58) revolusi hijau adalah gerakan penanaman pangan yang dilakukan oleh masyarakat atas intruksi pemerintah. Kebijakan ini diambil untuk menaikkan taraf pendapatan masyarakat.

Contohnya adalah adanya program panca usaha tani, yang berfokus pada pengolahan tanah, pengairan, pemilihan bibit, hingga pemupukan. Terdapat juga Sapta Usaha Tani yang merupakan program lanjutan dari Panca Usaha Tani dengan menambahkan pemasaran.

Dampak Negatif Revolusi Hijau Pertanian

Dampak negatif revolusi hijau. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Tom Fisk

Revolusi hijau dilaksanakan dengan menggunakan teknologi modern. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan hasil pertanian dan juga perkebunan. Namun, terdapat dampak negatif revolusi hijau yang patut diwaspadai. Apa saja? Berikut penjelasannya:

  1. Peningkatan produksi pangan tidak disertai peningkatan pendapatan.

  2. Memiliki ketergantungan pada pupuk kimia dan pestisida, sehingga memengaruhi biaya produksi.

  3. Berdampak pada ekonomi uang yang kuat dan berdapak pada hubungan sosial di desa.

  4. Sistem bagi hasil yang telah berkembang sejak lama semakin berkurang.

Usaha Pokok dalam Revolusi Hijau di Indonesia

Dampak negatif revolusi hijau. Foto hanya ilustrasi, Sumber: Pexels/Nick Wehrli

Revolusi hijau terbentuk saat Indonesia memasuki Orde Baru pada tahun 1970-1980. Pemerintah melakukan investasi besar-besaran pada bidang pertanian hingga mengembangkan program terbaru, salah satunya adalah revolusi hijau. Hal ini mengakibatkan adanya dampak negatif revolusi hijau yang harus dihadapi.

Dampak yang dihasilkan tersebut dipengaruhi oleh beberapa usaha pokok yang termasuk dalam program revolusi hijau. Berikut empat usaha pokok yang dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian:

  • Intensifikasi pertanian, merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan juga kuantitas produk pertanian. Hal ini dilakukan dengan cara produktivitas kerja.

  • Ekstensifikasi pertanian, adalah usaha yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pertanian dengan melakukan penambahan faktor produksi pertanian.

  • Diversifikasi pertanian, program pemerintah yang dilakukan untuk meningkatkan produksi pertanian melalui cara penganekaragaman jenis tanaman.

  • Rehabilitasi pertanian, adalah cara peningkatan kualitas produk pertanian dengan melakukann pemulihan lahan dan seluruh sumber daya yang dalam keadaan kritis.

Baca Juga: Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Bagi Masyarakat

Demikianlah penjelasan mengenai dampak negatif revolusi hijau bagi kehidupan. Semoga bermanfaat!