Konten dari Pengguna

4 Fungsi Sel Schwann pada Sel Saraf Tepi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Fungsi sel Schwann - Sumber: pixabay.com/imgmidi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Fungsi sel Schwann - Sumber: pixabay.com/imgmidi

Bila membahas mengenai fungsi sel Schwann, artinya perlu memahami lebih dulu apa yang dimaksud sel Schwann tersebut. Sel Schwann adalah tipe sel glial (sel penyokong atau sel glia) yang berperan penting dalam sistem saraf tepi.

Sel Schwann pertama kali ditemukan pada adab ke-19. Namanya diambil dari nama ilmuwan yang menemukannya, yaitu Theodore Schwann yang berasal dari Jerman.

Apa Saja Fungsi Sel Schwann?

Ilustrasi Fungsi sel Schwann - Sumber: pixabay.com/geralt

Sel Schwann membentuk lapisan mielin (yang dikenal sebagai selubung mielin) di sepanjang serat saraf di sistem saraf tepi. Lapisan ini memiliki fungsi sebagai isolator listrik yang mempercepat transmisi impuls saraf.

Berdasarkan buku Be Smart Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas IX SMP, Dian Surdijhani, dkk, 2008, beberapa fungsi sel Schwann antara lain adalah:

1. Isolasi dan Perlindungan

Sel Schwann memberikan lapisan isolasi pada serat saraf, yang membantu mengisolasi impuls saraf dan mencegah kebocoran sinyal listrik ke lingkungan sekitarnya. Selain itu, sel Schwann memberikan perlindungan fisik terhadap serat saraf.

2. Fagositosis dan Pemulihan

Sel Schwann memiliki kemampuan untuk melakukan fagositosis, yaitu menelan dan mencerna bahan asing atau serpihan sel yang dapat merusak atau menghalangi serat saraf. Sel ini juga berperan dalam proses pemulihan dan perbaikan saraf setelah cedera.

3. Regenerasi Saraf

Setelah cedera pada serat saraf, sel Schwann dapat membantu dalam proses regenerasi saraf. Sel tersebut membantu dalam membentuk tabung saraf (tubulus saraf) yang memfasilitasi pertumbuhan akson baru (serat saraf).

4. Memberikan Dukungan Molekuler

Sel Schwann juga memproduksi molekul-molekul penting, seperti faktor pertumbuhan saraf, yang mendukung pertumbuhan dan regenerasi serat saraf.

Selain itu, Sel Schwann juga menyediakan asupan makanan untuk akson (neurit). Makanan inilah yang nantinya akan membantu proses kerja fungsi otak yang sangat penting bagi seluruh pergerakan organ pada tubuh manusia.

Baca Juga: Fungsi Selubung Mielin pada Sel Saraf Manusia

Dari penjelasan mengenai berbagai fungsi sel Schwann di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa Sel Schwann merupakan bagian penting dari sistem saraf tepi. Sel tersebut memiliki banyak peran untuk memastikan fungsi normal, melindungi, dan meregenerasi serat saraf. (DNR)