4 Gerakan Start Saat Aba-aba "Siap" pada Lari Jarak Pendek

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerakan start aba-aba “siap” pada lari pendek merupakan kunci penting yang harus dikuasai pelari jarak pendek, karena keterlambatan atau ketidaktelitian saat melakukan gerakan ini akan merugikan. Oleh sebab itu, cara melakukan start yang baik harus dipelajari dan dilatih secermat mungkin.
Dikutip dari Buku Pendidikan Jasmani Olahraga & Kesehatan, Drs. Agus Mukholid, M.Pd SMA Kelas XII, (2007: 20), lari jarak pendek (sprint) adalah salah satu cara lari yang mengharuskan menempuh jarak tertentu (100 m, 200 m, dan 400 m) dengan kecepatan semaksimal mungkin.
4 Gerakan Start Saat Aba-aba “Siap” pada Lari Jarak Pendek yang Penting Bagi Pelari
Gerakan start pada olahraga lari sendiri terbagi terbagi ke dalam beberapa ada start saat aba-aba “Bersedia”, gerakan start saat aba-aba “Siap” pada lari jarak pendek, dan gerakan start saat aba-aba “Ya” atau bunyi pistol. Adapun penjelasannya sebagai berikut.
1. Gerakan Start Saat Aba-aba “Bersedia”
Letakkan tangan di garis, jari, dan ibu jari membentuk huruf V terbalik, bahu condong ke arah depan, dan lengan dalam posisi lurus.
Pada aba-aba “bersedia”, posisi badan sedikit maju ke depan, tangan tetap lurus dan usahakan posisi kepala rileks supaya leher tidak tegang, dan pandangan kurang lebih 2 meter ke depan.
Selain tubuh tetap rileks, pikiran pun harus dikonsentrasikan pada aba-aba “ya” atau bunyi pistol.
2. Gerakan Start Saat Aba-aba “Siap”
Angkat pinggul ke atas lebih tinggi dari bahu sehingga bahan lebih condong ke depan.
Pandangan harus tetap lurus ke depan dan tangan tetap lurus.
Saat mengangkat panggul, ambil napas dalam-dalam.
Fokuskan konsentrasi pada aba-aba “ya” atau bunyi pistol.
3. Gerakan Start Saat Aba-aba “Ya” atau Bunyi Pistol
Pada gerakan ini, ayunkan lengan kanan ke bagian belakang dan juga lengan kiri ke depan dengan kuat.
Bersamaan dengan gerakan tadi, kaki kanan melangkah secepat mungkin, lalu kaki kiri menolat kuat-kuat untuk menambah kecepatannya.
Posisi badan meluncur lurus ke depan dan langkah kaki dipercepat.
Langkah kaki harus semakin lebar untuk mendapatkan kecepatan penuh, pandangan ke depan, serta konsentrasi ke garis finish.
Baca juga: 4 Cara Melakukan Lari Jarak Menengah
Itulah gerakan start saat aba-aba “siap” pada lari jarak pendek, lengkap dengan gerakan saat aba-aba “bersedia”, dan “Ya” atau bunyi pistol. Semoga membantu meningkatkan kecepatan awal dalam perlombaan lari jarak pendek pada pelari. (ERI)
