4 Jenis-Jenis Pecahan yang Perlu Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pecahan adalah bilangan yang menyatakan perbandingan suatu bagian terhadap keseluruhan. Dalam matematika, terdapat beberapa jenis-jenis pecahan, mulai dari pecahan biasa hingga pecahan desimal.
Penulisan bilangan pecahan ada yang menggunakan tanda ‘per’ yang berupa garis yang memisahkan antara pembilang dan penyebut, ada yang menggunakan tanda koma (,), ada pula yang menggunakan tanda persen (%).
Jenis-Jenis Pecahan dalam Matematika
Definisi bilangan pecahan menurut buku Matematika SMP Kelas VII, Drs. Marsigit M.A. & Nugroho Budi Susilo, S.Pd.Si., (2006: 33) adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a, b bilangan bulat, b ≠ 0, dan b bukan faktor dari a.
Dalam hal ini, a disebut sebagai pembilang, dan b disebut sebagai penyebut. Bilangan pecahan terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini jenis-jenis pecahan yang penting untuk diketahui.
1. Pecahan Biasa
Pecahan biasa adalah jenis pecahan yang murni dan umum ditemui. Pecahan biasa ditulis dengan menggunakan tanda ‘per’, yaitu garis yang menjadi pemisah antara pembilang dengan penyebut.
Contoh pecahan biasa:
1/4. Pada contoh ini, 1 merupakan pembilang dan 4 merupakan penyebut.
7/8. Di sini, pembilangnya adalah angka 7, dan penyebutnya adalah angka 8.
2. Pecahan Campuran
Pecahan campuran merupakan bentuk pecahan yang terdiri atas bilangan bulat dan pecahan biasa.
Pecahan campuran dapat dinyatakan dalam bentuk a b/c.
Pada pecahan campuran, a b/c = a + b/c
Contoh pecahan campuran:
1 1/5
Nilai 1 1/5 sama dengan 1 + 1/5.
2 5/7
Nilai 2 5/7 sama dengan 2 + 5/7.
3. Pecahan Desimal
Mengutip buku Matematika SD, Ringkasan Teori, Latihan Soal & Pembahasan, Evaluasi, Istiqomah, S.Si, (halaman 8), bilangan desimal adalah suatu pecahan yang penyebutnya merupakan perpangkatan dari bilangan 10.
Penulisan suatu bilangan desimal selalu menggunakan tanda koma (,).
Contoh bilangan desimal:
0,1 dibaca nol koma satu, merupakan bentuk desimal dari pecahan 1/10.
0,7 dibaca nol koma tujuh, merupakan bentuk desimal dari pecahan 7/10.
0,02 dibaca nol koma nol dua, merupakan bentuk desimal dari pecahan 2/100.
4. Persen (%)
Persen merupakan cara lain untuk menyatakan pecahan dengan penyebut seratus. Untuk memperoleh bentuk persen dari suatu pecahan, penyebut pecahan tersebut harus diubah menjadi 100.
Contoh:
3/4 = 3/4 x 25/25 = 75/100 = 75%
Jadi, 3/4 sama nilainya dengan 75%
27/50 = 27/50 x 2/2 = 54/100 = 54%
Jadi, 27/50 sama nilainya dengan 54%
Baca juga: Cara Membedakan Bilangan Pecahan dengan Bilangan Desimal
Itulah jenis-jenis pecahan yang biasa muncul dalam pelajaran matematika. Semoga dengan penjelasan di atas, mengerjakan soal matematika menjadi lebih mudah. (ARN)
