Konten dari Pengguna

4 Media Tanam Selain Tanah untuk Menanam Tumbuhan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi media tanam selain tanah. Sumber: pexels.com/ASPhotography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi media tanam selain tanah. Sumber: pexels.com/ASPhotography

Ada empat macam media tanam selain tanah yang bisa digunakan untuk menanam tanaman di rumah yaitu pupuk kandang, hidroponik, sekam padi, dan rockwool. Keempat media tanam tersebut akan membantu tumbuhan tumbuh subur.

Daftar isi

Media Tanam Selain Tanah untuk Pertumbuhan Tanaman

Berdasarkan situs Media Tanam untuk Tanaman Hias, Redaksi PS, (5), media tanam adalah tempat tinggal atau wadah bagi tanaman agar tumbuh subur. Sebagai tempat tinggal yang baik, media tanam harus bisa mencukupi semua kebutuhan tanaman.

Syarat media tanam adalah bisa dijadikan tempat tanaman untuk berpijak dan mampu mengikat dan mengalirkan nutrisi seperti air dan unsur hara ke tumbuhan. Tanah merupakan media tanam yang paling umum digunakan.

Jika ingin menanam tumbuhan, terdapat media tanam selain tanah yang bisa dijadikan alternatif.

  • Pupuk kandang: Terbuat dari bahan kotoran hewan yang mengandung fosfor dan natrium sehingga bisa memenuhi kebutuhan tumbuhan.

  • Hidroponik: Media tanam hidroponik menggunakan air sebagai medianya. Cocok untuk menanam sawi, kangkung, pakcoy, selada, dan bayam.

  • Rockwool: Rockwool adalah media tanam yang terbuat dari batu kapur, batu bara, dan batuan basalt yang dipanaskan dalam suhu 1.600 derajat celcius.

  • Sekam padi: Media tanam yang terbuat dari kulit biji padi yang terlepas dari beras. Keunggulan sekam padi adalah mudah mengikat air dan unsur hara lalu dialirkan ke tumbuhan.

Apa Perbedaan Antara Media Tanam Tanah dan Non-tanah?

Perbedaan media tanah dan non-tanah bisa dilihat dari komposisi, kandungan hara, dan penggunaan media tanah tersebut.

  • Komposisi: Media tanam tanah terdiri dari komponen mineral sedangkan non-tanah terdiri dari bahan-bahan seperti sabut kelapa, rockwool, dan bahan organik lain.

  • Kandungan hara: Media tanam tanah mengandung unsur hara untuk pertumbuhan tanaman sedangkan non-tanah membutuhkan tambahan pupuk agar nutrisi tetap terpenuhi.

  • Penggunaan: Media tanam tanah bisa untuk berbagai jenis tanaman sedangkan non-tanah hanya untuk tanaman dalam pot atau hidroponik.

Bagaimana Cara Membuat Media Tanam dari Sekam Bakar?

Adapun cara membuat media tanam dari sekam bakar bisa menerapkan langkah-langkah di bawah ini.

  • Menyiapkan peralatan dan bahan seperti sekam padi dan alat pembakaran.

  • Mulai membakar sekam padi dengan menggali lubang di tanah sedalam 30 cm.

  • Memisahkan kotoran dan abu lalu meletakkan sekam di bawah sinar matahari.

  • Menyimpan sekam padi di karung atau tempat tertutup lainnya.

Apa Media Tanam Terbaik untuk Tanaman Hidroponik?

Media tanam yang sesuai untuk tanaman hidroponik tergantung dari tanaman apa yang akan ditanam. Bisa menggunakan sabut kelapa, rockwool, perlite, arang sekam, dan sebagainya. Pastikan melakukan perawatan tanaman hidroponik yang benar agar tumbuh subur.

Kesimpulan

  • Rockwool, pupuk kandang, sekam padi, dan hidroponik adalah alternatif media tanam selain tanah. 4 jenis media tanam ini bisa menjadi alternatif untuk membuat kebun sendiri di rumah.

  • Perbedaan media tanam tanah dan non-tanah bisa dilihat dari cara penggunaan, kandungan unsur hara, dan komposisinya. (GTA)

Baca Juga: 5 Cara Membuat Media Tanam Organik yang Mudah dan Tepat