Konten dari Pengguna

4 Penyebab Nastar Retak dan Cara Mengatasinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Nastar Retak. Sumber: Pexels/Alexey Demidov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Nastar Retak. Sumber: Pexels/Alexey Demidov

Nastar adalah kue kering yang cukup populer di Indonesia. Membuat nastar dengan permukaan mulus dan tidak retak adalah sebuah tantangan tersendiri. Rupanya, ada berbagai penyebab nastar retak yang sebaiknya diketahui.

Jika hal itu terjadi, maka penampilan kue nastar menjadi kurang cantik. Ada baiknya sebelum membuat kue kering ini, harus memahami dahulu bagaimana cara membuat adonan yang baik dan benar.

Apa Saja Penyebab Nastar Retak?

Ilustrasi Penyebab Nastar Retak. Sumber: Unsplash/Anshu A

Masalah paling sering muncul saat membuat nastar adalah retak ketika di oven. Berikut penyebab nastar retak menurut buku Ayo Masak Ayo Makan Cookies: Resep Anti Gagal untuk Usaha Boga, Linda (2022: 13).

1. Nastar yang Mengembang

Ketika nastar langsung oles di oven dan terkena suhu panas, nastar akan memuai dan mengembang sedikit karena terdapat lapisan kuning telur di atasnya maka lapisan ini akan terangkat sedikit terlihat seperti retak. Namun, retak ini akan merapat kembali ketika nastar telah dingin.

2. Suhu Oven Terlalu Panas

Jika memanggang nastar dengan suhu yang terlalu panas, tidak baik untuk adonan nastar. Permukaan kue menjadi lapisan pertama yang terkena suhu tinggi ini. Hal ini membuat bagian terluar kue nastar lebih cepat matang dibandingkan bagian dalamnya sehingga timbul retak pada permukaan nastar.

3. Selai Nanas yang Terlalu Basah

Jika membuat nastar, sebaiknya memakai selai yang bertekstur cukup kering. Karena jika selai terlalu berair akan mempengaruhi adonan kue dan melebar ketika dipanggang. Hal inilah yang dapat menjadi penyebab nastar retak ketika di oven.

4. Telur Tidak Segar

Adonan nastar jika menggunaan telur yang tidak segar akan menyebabkan adonan terlalu basah. Sedangkan baiknya nastar memiliki tekstur adonan yang padat dan tidak boleh lembek. Hal ini akan menyebabkan retakan pada nastar.

Cara Mengatasi Kue Kering Nastar agar Tidak Retak

Ilustrasi Penyebab Nastar Retak. Sumber: Pexels/Pavel Danilyuk

Jika penyebab nastar retak dihindari, maka penampilan kue yang berisikan selai nanas ini akan terlihat cantik dan menarik. Berikut tips cara mengatasi nastar retak agar dapat diterapkan ketika membuatnya.

  • Ukur takaran bahan dengan tepat, agar tidak menyebabkan adonan menjadi lembek atau terlalu keras.

  • Pilih selai nanas yang bertekstur kesat agak kering, atau memasak sendiri selai sampai kandungan airnya cukup kering.

  • Aduk dan uleni dengan spatula karena suhu tangan jika terlalu lama menguleni adonan akan menyebabkan margarin pada bahan akan mencair.

Baca Juga: Penyebab Gigi Ngilu dan Cara Mengatasinya

Itulah 4 penyebab nastar retak yang berkaitan dengan pemilihan bahan dan proses pembuatannya. Dengan mengetahui cara mengatasinya, maka kue yang dihasilkan akan sukses dengan tampilan yang menarik. (DVA)