4 Penyebab Pencemaran Lingkungan yang Wajib Diketahui Masyarakat

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak faktor yang menjad penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Dengan aktivitas manusia yang cukup padat membuat semakin banyak sisa-sisa pembuangan misal makanan yang mengakibatkan pencemaran lingkungan.
Berdasarkan buku "Pengolahan Limbah dan Dampak Lingkungan" yang ditulis oleh Marhaini (2022), proses pencemaran lingkungan secara kima akan berdampak buruk terhadap lingkungan seperti perubahan spesies kimia di udara, air dan tanah.
4 Penyebab Pencemaran Lingkungan
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi atau komponen lain ke dalam lingkungan. Berikut beberapa penyebab pencemaran lingkungan yang sering terjadi.
1. Polusi Udara
Ada dua jenis polutan udara, primer dan sekunder. Polutan primer dipancarkan langsung dari sumbernya. Sedangkan polutan sekunder dibentuk saat polutan primer bereaksi di atmosfer.
Sumber polusi udara terbesar saat ini disebabkan aktivitas pembakaran bahan bakar fosil untuk transportasi dan listrik. Keduanya menghasilkan polutan primer dan sekunder.
Sejumlah penyebab terjadinya polusi udara antara lain:
Pembakaran Bahan Bakar
Cerobong Asap
Kegiatan Industri Pertanian
2. Pencemaran Air
Pencemaran air biasanya terjadi karena ulah manusia. Berbagai aktivitas yang kerap membuat air tercemar dan tidak bisa digunakan lagi antara lain:
Limbah pabrik. Pencemaran akibat limbah pabrik karena perusahaan yang tidak mematuhi protokol pembuangan limbah secara benar.
Sampah. Pembuangan sampah yang belum terorganisir dengan baik membuat penumpukan di berbagai tempat. Bahkan yang menyedihkan adalah masih banyak yang membuang sampah di aliran air.
Bahan peledak dan racun. Hal ini terjadi akibat aktivitas menangkap ikan. Masih banyak yang menangkap ikan menggunakan racun dan bahan peledak.
3. Pencemaran Tanah
Pencemaran pada tanah disebabkan oleh beberapa hal, yaitu limbah plastik, kaleng, kaca, karet, dan barang-barang lain yang sulit terurai di tanah. Selain itu, zat kimia seperti mangan (Mn), besi (Fe), aluminium (Al), dan timbal (Pb) yang terkandung dalam sisa buangan pertanian pada pestisida dan pupuk anorganik juga dapat mencemari tanah, seperti mengurangi tingkat kesuburan tanah.
4. Pencemaran Suara
Polusi suara disebabkan oleh suara bising kendaraan bermotor, kapal terbang, deru mesin pabrik, radio/tape recorder yang berbunyi keras sehingga mengganggu pendengaran.
Menurut WHO, tingkat pencemaran didasarkan pada kadar zat pencemar dan waktu (lamanya) kontak. Sumber pencemaran suara di antaranya:
Percakapan pelan (20 – 30 dB)
Radio (50 – 6- dB)
Mesin pemotong rumput (60 – 80 dB)
Lalu lintas (60 – 90 dB)
Truk (90 – 100 dB)
Kendaraan bermotor (105 dB)
Pesawat terbang (90 – 120 dB)
Musik / beat music: 120 dB
Mesin jet: 140 dB
Roket (140 – 179 dB)
Baca Juga: Merindukan Udara Bersih: Cerita Kami dengan Lingkungan Bebas Polusi
Demikian penyebab pencemaran lingkungan lengkap dengan jenis kategori pencemarannya yang dapat digunakan sebagai bahan belajar. (NDA)
