Konten dari Pengguna

4 Perbedaan Etika dan Etiket dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan etika dan etiket. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan etika dan etiket. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Perbedaan etika dan etiket salah satunya yaitu etika bersifat lahiriah sedangkan etika bersifat batiniah. Maksudnya, etiket hanya dinilai dari penampilan atau sikap-sikap yang terlihat secara fisik. Sementara etika dilakukan benar-benar dari dalam hati tanpa ada kemunafikan.

Walaupaun terkesan sama yaitu etika dan etiket berkaitan dengan perilaku manusia secara normatif yang etis, artinya memberikan pedoman atau norma-norma tertentu. Namun keduanya memiliki sejumlah perbedaan.

Perbedaan Etika dan Etiket

Ilustrasi perbedaan etika dan etiket. Sumber: Pexels/Keira Burton

Etika berasal dari kata Yunani yaitu ethos, berarti kebiasaan. Etika mengacu pada nilai-nilai, cara hidup yang baik, aturan hidup yang baik dan semua kebiasaan yang diturunkan dari orang ke orang atau dari generasi ke generasi.

Sedangkan etiket berasal dari istilah Perancis yaitu etiquette yang artinya istiadat, sopan santun, atau tata krama yang harus diperhatikan di dalam pergaulan, agar segala hubungan tetap berada pada kondisi baik-baik saja.

Dalam buku Etika Profesi Insinyur: Membangun Sikap Profesionalisme Sarjana Teknik oleh I Putu Jati Arsana (2018:63-64) istilah etika berkaitan dengan moral (mores) sedangkan kata etiket berkaitan dengan nilai sopan santun, tata krama dalam pergaulan formal. Terkait dengan peristilahan tersebut, terdapat empat perbedaan etika dan etiket yaitu:

1. Cara Melakukannya

Etika tidak terbatas pada cara melakukan suatu perbuatan. Etika memberi norma pada perbuatan itu sendiri serta menyangkut pada apakah suatu perbuatan boleh dilakukan atau tidak. Sedangkan etiket menyangkut cara suatu perbuatan harus dilakukan manusia.

2. Ada Tidaknya Orang Lain

Etika selalu berlaku walaupun tidak ada saksimata. Etika tidak bergantung pada hadir tidaknya orang lain. Sedangkan etiket hanya berlaku dalam pergaulan. Bila tidak ada orang lain hadir atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku.

3. Relativitas

Etika bersifat absolut. Etika tidak dapat ditawar dan tidak mudah diberi dispensasi. Sedangkan etiket bersifat relatif. Sesuatu yang dianggap tidak sopan dalam suatu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain.

4. Sumber

Etika menyangkut manusia dari segi dalam (rohaniah), sedangkan etiket hanya memandang manusia dari segi lahiriah.

Contoh Etika dan Etiket

Ilustrasi perbedaan etika dan etiket. Sumber: Pexels/Kampus Production

Untuk lebih memahami penjelasan di atas, ketahui contoh etika dan etiket berikut ini.

1. Contoh Etika

Adapun contoh etika di antaranya yaitu:

  • Jika meminjam barang, harus mengembalikan meskipun pemilik barang sudah lupa.

  • Dilarang mengambil barang yang bukan milik sendiri. Entah dilihat orang atau tidak.

  • Menerima uang suap adalah tindakan tidak beretika meskipun tidak ada orang lain yang tahu.

2. Contoh Etiket

Adapun contoh etiket di antaranya yaitu:

  • Menyapa dan bersalaman dengan orang lain yang dikenal.

  • Ketika menyerahkan barang kepada orang lain harus menggunakan tangan kanan. Etiket ini berlaku di Indonesia.

  • Bersikap sopan dan mengenakan pakaian rapi saat bertemu atasan di tempat kerja.

Baca juga: Etos Kerja : Pengertian, Manfaat dan Tips Meningkatkannya

Sehingga dapat disimpulkan perbedaan etika dan etiket yaitu etika diartikan sebagai moral atau nilai-nilai perilaku seseorang. Sedangkan etiket diartikan sebagai tata cara (adat sopan santun) seseorang dalam memelihara hubungan baik antar sesama manusia. (MRZ)