4 Sifat Pemantulan Sinar pada Cermin Datar

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemantulan sinar pada cermin datar termasuk dalam pemantulan teratur karena cermin datar memiliki permukaan yang rata. Pemantulan ini memiliki beberapa sifat salah satunya jarak bayangan ke cermin sama besar dengan jarak benda ke cermin.
Sinar atau cahaya adalah energi yang dipancarkan oleh benda berpijar, seperti matahari, lampu, kayu yang terbakar, dan lain sebagainya. Pemantulan sinar terjadi akibat sinar menumbuk atau menabrak bidang pantul seperti cermin.
Pengertian Pemantulan Sinar
Selain sinar dapat merambat tanpa memerlukan medium, ternyata sinar juga bisa dipantulkan. Pemantulan sinar merupakan proses munculnya kembali sinar dari bidang pantul. Kondisi ini muncul karena sinar menumbuk atau menabrak bidang pantul.
Pemantulan merupakan salah satu sifat sinar atau cahaya sebagai gelombang. Dengan adanya pemantulan sinar, seseorang dapat melihat benda. Hal ini karena benda tersebut memantulkan sinar ke mata manusia.
Dalam pemantulan sinar terdapat tiga komponen yang harus diketahui yaitu sinar datang, sinar pantul, dan garis normal. Ke tiga komponen tersebut berada dalam satu letak bidang datar dan dalam satu titik potong bidang pantul.
Sifat Pemantulan Sinar pada Cermin Datar
Berdasarkan bentuk cermin, pemantulan terbagi menjadi 3 jenis salah satunya pemantulan pada cermin datar. Pemantulan ini termasuk dalam pemantulan teratur karena cermin datar memiliki permukaan yang rata.
Proses munculnya pemantulan sinar yang ada pada cermin datar bisa dikatakan sangat unik. Karena sudut pantul dari datangnya cahaya sejajar atau sama dengan sudut datang apabila diukur dengan garis normal.
Dikutip dalam buku Pintar Bimbel SD Kelas 4, 5, 6: IPA - Matematika - IPS - Bahasa Indonesia oleh Budi Lintang S.Pd.I (2015:78) sifat pemantulan sinar pada cermin datar yaitu:
Bayangan yang terbentuk maya.
Bayangan bertukar sisi, sisi kanan benda berada pada sisi bayangan.
Jarak antara bayangan ke cermin sama dengan jarak antara benda ke cermin.
Bayang tegak dan sama besar.
Pada pemantulan sinar cermin datar, perbesaran bayangannya dirumuskan M = h'/h = s'/s = 1 dengan M adalah perbesaran bayangan, h' adalah tinggi bayangan, h adalah tinggi benda, s adalah jarak benda ke cermin, dan s’ adalah jarak bayangan ke cermin.
Demikian penjelasan mengenai sifat pemantulan sinar pada cermin datar. Tentunya sifat pemantulan cermin ini berbeda dengan sifat pemantulan pada cermin cekung dan cermin cembung. (MRZ)
Baca juga: Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung
