Konten dari Pengguna

Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung. Sumber: unsplash.com/ Agence Olleweb
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung. Sumber: unsplash.com/ Agence Olleweb

Cermin banyak macamnya, ada yang datar dan ada yang tergolong cermin lengkung. Pembentukan bayangan pada cermin lengkung akan sangat tergantung dari jenis lengkungannya.

Apabila cermin memiliki lengkungan ke dalam maka disebut cermin cekung. Sedangkan jika memiliki lengkungan ke luar maka dinamakan cermin cembung.

Mengenal Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung

Ilustrasi Pembentukan Bayangan pada Cermin Lengkung. Sumber: unsplash.com/ Paul Skorupskas

Menurut buku Panduan Lengkap Eksperimen Fisika SMA Untuk Kelas 1,2 dan 3 oleh Ari Damari (hal. 92), cermin adalah alat optik yang bisa dipakai untuk melihat pemantulan cahaya.

Di cermin, bayangan juga akan terbentuk berbeda jika jenis cermin yang digunakan berbeda. Hal itu dikarenakan pemantulan cahaya pada bagian lensa cermin yang akan memengaruhi sifat bayangan yang dihasilkan.

Salah satu jenis cermin yaitu cermin lengkung. Cermin lengkung adalah cermin yang memiliki bentuk permukaan sferis (menyerupai permukaan bola). Jenisnya dibagi ke dalam dua kategori, yakni cermin cekung dan cermin cembung.

Pembentukan bayangan pada cermin lengkung dapat dicari menggunakan rumus khusus yang persamaannya dapat dituliskan di bawah ini.

1/f= 1/S + 1/S' atau f= ½ R

Keterangan:

  • f= fokus cermin

  • S'= jarak bayangan

  • S= jarak benda

Sifat bayangan yang terbentuk akan berbeda antara cermin lengkung jenis cembung dan cekung. Cermin cembung memiliki bayangan yang tegak pada cermin dengan ukuran lebih kecil dibandingkan bentuk aslinya serta bersifat maya.

Sedangkan cermin cekung memiliki bayangan yang bersifat tegak, semu, lebih besar dari ukuran benda aslinya. Apabila letak benda semakin jauh dari cermin, maka bayangannya akan nyata dan terbalik.

Bayangan akan terbentuk ketika ada cahaya yang memantul pada cermin. Jika tidak ada cahaya, maka tidak akan terlihat bayangan pada cermin. Cahaya yang bersinar akan mengenai titik fokus cermin kemudian membuat jarak benda asli seolah menjauh atau mendekat.

Baca juga: Ketahui Cara Menghitung Jarak Bayangan pada Cermin Cekung

Itulah pembentukan bayangan pada cermin lengkung yang terdiri dari cermin cekung dan cembung, keduanya bisa dicari nilai fokus, jarak benda dan bayangannya menggunakan rumus yang telah dituliskan di atas. (IMA)