Konten dari Pengguna

40 Contoh Kata Populer dalam Teks Editorial

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kata populer dalam teks editorial. Sumber: unsplash.com/Windows.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kata populer dalam teks editorial. Sumber: unsplash.com/Windows.

Contoh kata populer dalam teks editorial dapat digunakan sebagai referensi untuk menulis teks yang menarik. Kata-kata populer mudah dipahami karena sering dibaca, didengar dan diucapkan.

Tujuan pembuatan teks editorial adalah agar dibaca sebanyak mungkin. Pemilihan kata yang asing akan menyulitkan pembaca sehingga pembaca enggan melanjutkan.

Contoh Kata Populer dalam Teks Editorial

Ilustrasi contoh kata populer dalam teks editorial. Sumber: unsplash.com/JustinMorgan.

Dikutip dari Manajemen Bahasa: Pengorganisasian Karangan Pragmatik dalam Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa dan Praktisi Bisnis, Wahyu Wibowo (2003:32), dalam teks bahasa Indonesia dikenal kata kajian dan kata populer.

Kata kajian digunakan untuk teks ilmiah sehingga harus baku, sedangkan kata populer untuk komunikasi sehari-hari. Sementara teks editorial adalah teks yang berisi pandangan redaksi terhadap peristiwa aktual.

Berikut adalah contoh kata populer dalam teks editorial yang diberi tanda garis bawah.

  1. Angka ibu hamil meningkat tajam.

  2. Penyidik harus menyita seluruh aset koruptor.

  3. Pemerintah harus memberikan lebih banyak perhatian pada warga miskin.

  4. Biaya pembangunan monumen itu sudah melebihi anggaran.

  5. Layanan publik sudah tidak menggunakan sistem tunai.

  6. Teknologi ini dapat menekan biaya.

  7. Penyakit darah tinggi juga menyerah orang muda.

  8. Deskripsi yang diberikan saksi kurang kuat.

  9. Ekspansi usaha grup Podosugih ini memang luar biasa.

  10. Keputusan rapat sudah final.

  11. Pendapatan fiskal menurun.

  12. Formasi CPNS kali ini tidak banyak.

  13. Healing terbaik adalah tidur.

  14. Konsultan independen menyarankan pembatalan kontrak.

  15. Indikasi perubahan cuaca cukup nyata.

  16. Investasi asing sangat menjanjikan.

  17. Usaha kecil akan mendapat bantuan Dinas Perindustrian.

  18. Karya seni kontemporer dipamerkan di balai kesenian.

  19. Kualitas sumber daya manusia meningkat tajam.

  20. Laba perusahaan timah tersebut terus merosot.

  21. Kehidupan modern harus didukung transportasi umum yang mudah diakses.

  22. Motivasi siswa masuk perguruan tinggi cukup stabil.

  23. Jangan makan di restoran yang tidak menunjukkan daftar harga.

  24. Pemerintah memprioritaskan lansia.

  25. Profit kuartal dua naik 20%.

  26. Publik dibuat terkejut dengan penangkapan koruptor tersebut.

  27. Tubuh butuh relaksasi setelah bekerja.

  28. Respons masyarakat cukup menggembirakan.

  29. Riset para ahli menunjukkan banyak ketidaksesuaian.

  30. Karyawan mengharapkan pembagian saham perusahaan.

  31. Sales PT Amanah melesat.

  32. Saldo tabungan memengaruhi jumlah pemudik.

  33. Sanksi masyakarat melalui media sosial sangat berpengaruh.

  34. Seleksi perguruan tinggi harus adil dan merata.

  35. Tata cara yang simpel memudahkan akses masyarakat.

  36. Subsidi pemerintah cair sebelum Lebaran.

  37. Tangga berjalan di mal itu tiba-tiba berhenti.

  38. Para pemilik kafe menyayangkan pembatasan jam malam.

  39. Para ahli mengembangkan variasi tanaman pangan.

  40. Produk yang variatif disukai konsumen.

Baca juga: 2 Contoh Penggunaan Huruf Tebal dalam Penulisan Teks

Contoh kata populer dalam teks editorial akan membuat teks tersebut populer juga di kalangan pembaca atau audiens. Penulisan teks harus memenuhi kebutuhan pembaca atau audiens. (lus)