44 Contoh Kata Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nominalisasi adalah proses membentuk nomina dari kelas kata yang lain dengan menggunakan afiks tertentu. Contoh kata nominalisasi biasanya menggunakan awalan pe-, akhiran –an, atau imbuhan ke-an.
Dalam tata bahasa Bahasa Indonesia, dikenal beberapa jenis kelas kata, seperti kata benda, kata sifat, kata kerja, atau kata keterangan. Kata benda, terkadang dibentuk dari kata kerja atau kata sifat yang mendapatkan imbuhan.
Proses pembentukan kata benda tersebut, disebut dengan pembendaan atau nominalisasi. Sederhananya, pengertian nominalisasi adalah proses pembentukan kata benda dari morfem atau kelas kata lain.
Contoh Kata Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia
Mengutip buku Terampil Berargumen, Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SLTA Kelas 3, JS. Kamdhi, (halaman 44), ada beberapa cara nominalisasi, yaitu dengan penambahan afiks, penambahan partikel, atau dengan penambahan konjungsi.
Berikut ini beberapa contoh kata nominalisasi, berdasarkan cara pembentukannya.
1. Afiksasi
Nominalisasi dengan cara afiksasi adalah proses pembentukan kata benda dengan menambahkan afiks atau imbuhan, baik dengan menambah awalan (prefiks), gabungan awalan-akhiran (konfiks), maupun dengan akhiran (sufiks).
Contoh kata nominalisasi dari proses afiksasi, antara lain:
Dari prefiksasi pe-, misalnya pelari, pedagang, penulis, petani, petarung, petinju, pelukis, perawat
Dari sufiksasi –an, misalnya daratan, dataran, lautan, sayuran, gorengan, timbangan, lukisan, lembaran
Dari konfiksasi ke-an, misalnya kegagalan, keberhasilan, kesuksesan, kejanggalan, keramaian, kelucuan
Dari konfiksasi pe-an, misalnya pedesaan, pelatihan, pengumuman, pemukiman, penelitian, pemanfaatan
Dari konfiksasi per-an, misalnya pertigaan, perempatan, perselisihan, pergerakan, perkebunan, perusahaan, pertemuan
2. Penambahan Partikel ‘Si’
Nominalisasi dengan penambahan partikel ‘si’ biasanya berasal dari kata sifat.
Contoh: Si Manis, Si Gembul, Si Rajin, Si Tampan, Si Pemberani, Si Baik Hati
3. Penambahan Konjungsi ‘Yang’
Nominalisasi dengan menambahkan konjungsi ‘yang’, bisa berasal dari kata sifat atau kerja.
Contoh dalam kalimat:
Yang menonton Petualangan Sherina 2, rata-rata berusia 30 tahun.
Yang pandai menggambar itu adikku.
Yang bertengkar itu merupakan sepasang kekasih.
Baca juga: Pengertian Parabel dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
Demikianlah penjelasan mengenai nominalisasi atau pembendaan dan contoh kata nominalisasi dalam Bahasa Indonesia. Tanpa disadari, banyak sekali kata nominalisasi yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari. (ARN)
