Konten dari Pengguna

44 Contoh Kata Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh kata nominalisasi. Sumber: Pixabay / DariuszSankowski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh kata nominalisasi. Sumber: Pixabay / DariuszSankowski

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nominalisasi adalah proses membentuk nomina dari kelas kata yang lain dengan menggunakan afiks tertentu. Contoh kata nominalisasi biasanya menggunakan awalan pe-, akhiran –an, atau imbuhan ke-an.

Dalam tata bahasa Bahasa Indonesia, dikenal beberapa jenis kelas kata, seperti kata benda, kata sifat, kata kerja, atau kata keterangan. Kata benda, terkadang dibentuk dari kata kerja atau kata sifat yang mendapatkan imbuhan.

Proses pembentukan kata benda tersebut, disebut dengan pembendaan atau nominalisasi. Sederhananya, pengertian nominalisasi adalah proses pembentukan kata benda dari morfem atau kelas kata lain.

Contoh Kata Nominalisasi dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi contoh kata nominalisasi. Sumber: Pixabay / LubosHouska

Mengutip buku Terampil Berargumen, Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SLTA Kelas 3, JS. Kamdhi, (halaman 44), ada beberapa cara nominalisasi, yaitu dengan penambahan afiks, penambahan partikel, atau dengan penambahan konjungsi.

Berikut ini beberapa contoh kata nominalisasi, berdasarkan cara pembentukannya.

1. Afiksasi

Nominalisasi dengan cara afiksasi adalah proses pembentukan kata benda dengan menambahkan afiks atau imbuhan, baik dengan menambah awalan (prefiks), gabungan awalan-akhiran (konfiks), maupun dengan akhiran (sufiks).

Contoh kata nominalisasi dari proses afiksasi, antara lain:

  • Dari prefiksasi pe-, misalnya pelari, pedagang, penulis, petani, petarung, petinju, pelukis, perawat

  • Dari sufiksasi –an, misalnya daratan, dataran, lautan, sayuran, gorengan, timbangan, lukisan, lembaran

  • Dari konfiksasi ke-an, misalnya kegagalan, keberhasilan, kesuksesan, kejanggalan, keramaian, kelucuan

  • Dari konfiksasi pe-an, misalnya pedesaan, pelatihan, pengumuman, pemukiman, penelitian, pemanfaatan

  • Dari konfiksasi per-an, misalnya pertigaan, perempatan, perselisihan, pergerakan, perkebunan, perusahaan, pertemuan

2. Penambahan Partikel ‘Si’

Nominalisasi dengan penambahan partikel ‘si’ biasanya berasal dari kata sifat.

Contoh: Si Manis, Si Gembul, Si Rajin, Si Tampan, Si Pemberani, Si Baik Hati

3. Penambahan Konjungsi ‘Yang’

Nominalisasi dengan menambahkan konjungsi ‘yang’, bisa berasal dari kata sifat atau kerja.

Contoh dalam kalimat:

  • Yang menonton Petualangan Sherina 2, rata-rata berusia 30 tahun.

  • Yang pandai menggambar itu adikku.

  • Yang bertengkar itu merupakan sepasang kekasih.

Baca juga: Pengertian Parabel dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Demikianlah penjelasan mengenai nominalisasi atau pembendaan dan contoh kata nominalisasi dalam Bahasa Indonesia. Tanpa disadari, banyak sekali kata nominalisasi yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari. (ARN)