Konten dari Pengguna

5 Cara Mempertahankan Kekayaan Hayati agar Menjadi Kebiasaan Baik Masyarakat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat. Sumber: pexels.com/SimonBerger.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat. Sumber: pexels.com/SimonBerger.

Bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat? Masyarakat perlu diingatkan dan diberi informasi tentang hal itu karena menjaga kekayaan hayati tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja.

Alam raya ini sangat luas sehingga perlu keterlibatan seluruh anggota masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Jika masing-masing orang menjaga sekitarnya, maka tak perlu biaya tinggi dan tidak ada masalah lingkungan yang terlewatkan.

Bagaimana Cara Mempertahankan Kekayaan Hayati Agar Menjadi Suatu Kebiasaan Baik Bagi Masyarakat?

Ilustrasi bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat. Sumber: pexels.com/MinAn.

Kekayaan hayati atau biodiversitas penting bagi kelangsungan hidup manusia karena merupakan sumber keseimbangan alam, bahan makanan, aneka gizi, bahan obat-obatan dan sebagainya. Peningkatan populasi manusia membuat kebutuhan tersebut ikut meningkat.

Agar kebutuhan manusia terpenuhi, maka kekayaan hayati harus dijaga. Lalu bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat?

Berikut adalah beberapa cara mempertahankan kekayaan hayati, yang dikutip dari Keanekaragaman Hayati (Biodiversitas): Modul Ajar IPA Biologi Kelas X Fase E, Akmal (2022:54).

  1. Memperbanyak upaya pemuliaan.

    Pemuliaan adalah usaha menciptakan varietas unggul dengan cara melakukan perkawinan silang antar bibit unggul untuk menghasilkan varietas baru yang lebih baik dan menambah keanekaragaman hayati.

  2. Reboisasi dan penghijauan.

    Penanaman lahan, baik lahan kritis, lahan kosong, maupun lahan yang tidak terlalu rimbun, akan menambah kekayaan hayati dan menciptakan lingkungan yang memungkinkan organisme lain hidup di dalamnya.

  3. Pembuatan taman kota dan taman di perumahan.

    Usaha ini banyak manfaatnya, yaitu untuk mempertahankan keanekaragaman hayati, menambah nilai estetika, meningkatkan produksi oksigen, dan sebagainya.

  4. Mempertahankan plasma nutfah melalui upaya pelestarian atau konservasi.

    Plasma nutfah adalah sumber daya genetik. Usaha yang dilakukan adalah dengan cara in situs, yaitu di lokasi aslinya, atau ex situs, yaitu dipindahkan ke lokasi yang lebih kondusif.

    Masyarakat dapat berpartisipasi dengan tidak mengganggu wilayah konservasi.

  5. Tidak membuang sampah atau limbah sembarangan.

    Hal itu berlaku untuk semua skala, baik industri maupun orang yang membuang kemasan makanan ringan di tempat umum. Sampah yang tidak bisa terurai dapat mencemari tanah dan air sehingga organisme tidak bisa hidup.

Baca juga: 5 Dampak Abrasi terhadap Lingkungan

Itulah penjelasan tentang bagaimana cara mempertahankan kekayaan hayati agar menjadi suatu kebiasaan baik bagi masyarakat. Peran sekecil apa pun jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak yang besar. (lus)