5 Cara Mencegah Abrasi untuk Menghindari Dampaknya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mencegah abrasi sangat penting untuk diketahui mengingat sudah banyak luas daerah yang berkurang secara signifikan. Di Pekalongan, puluhan rumah hilang karena terkena abrasi. Bahkan dusun tersebut dihilangkan dari peta daerah.
Abrasi merupakan kejadian alam yang bisa dicegah. Namun pelaksanaannya memang tidak mudah, terutama di daerah pemukiman. Meski begitu, pengetahuan tentang pencegahannya tetap penting untuk diketahui.
Cara Mencegah Abrasi
Abrasi adalah penggerusan permukaan pantai yang mengakibatkan berkurangnya wilayah daratan. Air laut seolah makin maju dan masuk ke daratan. Selain merusak bangunan, abrasi juga dapat merusak lingkungan karena menyeret banyak potensi dari daratan.
Abrasi disebabkan oleh aktivitas laut, antara lain gelombang tinggi dan pasang surut air laut. Di pantai utara Jawa dikenal dengan nama rob, yang terjadi pada bulan-bulan tertentu.
Berbagai tindakan telah dilakukan untuk menghindari kerusakan yang lebih parah. Berikut adalah cara mencegah abrasi, yang dikutip dari Seri Fenomena Alam dan Mitigasi: Abrasi, Santi Kurniasih (2023:68):
Penanaman mangrove.
Mangrove atau pohon bakau merupakan pilihan utama dalam upaya mitigasi bencana abrasi. Pohon bakau terkenal kuat menahan arus air, tanah berbagai cuaca dan tahan terhadap kandungan air muara yang tidak stabil.
Hutan bakau juga bemanfaat menghasilkan oksigen, menjadi tempat hidup berbagai macam ikan dan bisa dijadikan objek wisata.
Pemulihan hutan magrove di daerah terdampak abrasi.
Sering kali hutan mangrove di daerah terdampak abrasi telah rusak. Kerusakan tersebut bisa terjadi secara alami karena aktivitas laut, namun banyak juga yang ditebang untuk dijadikan bahan bangunan atau arang bakar.
Kerusakan tersebut harus diperbaiki dengan penanaman bakau kembali. Edukasi tentang pentingnya hutan bakau juga harus diintensifkan.
Pelestarian terumbu karang.
Terumbu karang adalah pemecah ombak alami sehingga kekuatan gelombang berkurang ketika mencapai pantai.
Pelestarian dapat dilakukan dengan larangan menangkap ikan menggunakan alat yang merusak terumbu karang. Masyarakat juga harus dihimbau untuk tidak membuang sampah dan segala macam bahan kimia disekitar terumbu karang.
Pelarangan penggalian pasir.
Penggalian pasir membuat tebing pantai rapuh dan mudah tergerus ombak. Pelarangan ini bergantung dengan kebijakan daerah karena harus ada peraturan yang jelas.
Pembangunan pengaman pantai.
Salah satu pengaman pantai yang terkenal adalah yang dibuat di Pantai Glagah Kulonprogo, dekat bandara YIA. Pemecah ombak tersebut berupa beton berbentuk kaki tiga dengan ukuran besar dalam jumlah banyak.
Baca juga: 7 Fungsi Ekologis Mangrove dan Persebarannya di Indonesia
Itulah cara mencegah abrasi untuk menghindari dampaknya agar tidak terjadi kerusakan lingkungan. Abrasi adalah peristiwa alam, namun manusia punya pilihan untuk memperparah atau mencegahnya. (lus)
