Konten dari Pengguna

5 Cara Menghitung Luas Bangun Datar Berdasarkan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menghitung luas bangun datar. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menghitung luas bangun datar. Sumber: www.unsplash.com

Luas merupakan ukuran bidang dua dimensi yang dapat membantu dalam berbagai situasi, mulai dari membangun rumah hingga menentukan luas lahan. Untuk itu, diperlukan cara menghitung luas bangun datar berdasarkan jenisnya dan memiliki rumus yang berbeda.

Menurut buku Etnomatematika 1, Listin Weniarni, dkk. (2022:131), bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua dimensi, yaitu panjang dan lebar tetapi tidak mempunyai tinggi dan tebal. Dengan demikian, pengertian bangun datar adalah abstrak.

Cara Menghitung Luas Bangun Datar dengan Rumusnya

Ilustrasi cara menghitung luas bangun datar. Sumber: www.unsplash.com

Ada dua dimensi yang dimiliki oleh bangun datar. Hal ini menyebabkan luas bangun datar hanya bisa dihitung dari panjang dan lebar sisinya saja.

Tentunya ada rumus yang berbeda sesuai jenis bagi setiap bangun datar untuk menghitung luasnya. Lantas, bagaimana cara menghitung luas bangun datar dengan rumusnya? Berikut penjelasannya.

1. Menghitung Luas dari Jenis Persegi atau Empat Sisi Sama Panjang

Persegi merupakan salah satu bentuk bangun datar yang memiliki keempat sisinya sama panjang. Untuk menghitung luas persegi, rumusnya sangat sederhana, yaitu panjang sisi dikalikan dengan panjang sisi.

  • Rumusnya: L = s² atau L = s x s.

  • Cara menghitungnya:

    Sebuah persegi mempunyai sisi dengan panjang 5 cm.

    Maka luasnya adalah L = 5² atau L = 5 x 5

    Jawabannya L adalah 25 cm²

2. Menghitung Luas dari Jenis Persegi Panjang atau Dua Pasang Sisi Sama Panjang

Persegi panjang memiliki dua pasang sisi yang sama panjang. Kalikan panjang dengan lebar untuk mendapatkan luas persegi panjang.

Jadi, jika panjangnya adalah p dan lebarnya l, maka:

  • Rumusnya: L = p (panjang) x l (lebar)

  • Cara menghitungnya:

    Sebuah bangun datar persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebar 7 cm, maka cara menghitung luasnya dengan mengalikan panjang dengan lebar.

    L = 10 cm x 7 cm, maka L = 70 cm²

3. Menghitung Luas dari Jenis Segitiga

Segitiga merupakan bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut.

  • Rumusnya: L = ½ a x t

  • Cara menghitungnya:

    Sebuah segitiga mempunyai panjang alas 6 cm dan tinggi 10 cm.

    Maka luasnya adalah L = ½ 6 x 10 = 30 cm²

4. Menghitung Luas dari Jenis Jajaran Genjang

Bentuk jajaran genjang merupakan bangun datar yang terdiri atas 2 pasang rusuk dengan masing-masing memiliki ukuran yang sama serta sejajar dengan pasangannya.

  • Rumusnya: L = a x t

  • Cara menghitungnya:

    Sebuah jajaran genjang mempunyai panjang 8 cm dan tinggi 4 cm.

    Maka luasnya adalah L = 8 x 4 = 32 cm²

5. Menghitung Luas dari Jenis Trapesium

Trapesium merupakan bangun datar yang mempunyai 4 rusuk di mana 2 di antaranya saling sejajar, tapi tidak memiliki panjang yang sama.

  • Rumusnya: L = 1/2 x jumlah sisi sejajar x t

  • Cara menghitungnya:

    Jika trapesium mempunyai panjang sisi yang sejajar sepanjang 6 cm dan 12 cm, serta tinggi 8 cm, maka luasnya adalah:

    L = ½ x (6 + 12) x 8

    L = ½ x 144 = 72 cm²

Baca juga: Cara Menghitung Volume Bola, Rumus, dan Contoh Soalnya

Dengan memahami cara menghitung luas bangun datar berdasarkan jenisnya, siapapun dapat dengan mudah menyelesaikan berbagai kondisi yang melibatkan perhitungan luas.

Luas dapat dikatakan merupakan konsep yang fundamental dalam matematika dan memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari yang tentu saja penting untuk dipahami. (VAN)