Konten dari Pengguna

5 Ciri-ciri Trombosit Rendah dan Cara Menaikannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri trombosit. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/10918156
zoom-in-whitePerbesar
Ciri-ciri trombosit. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pixabay/10918156

Trombosit atau keping darah merupakan komponen penting dalam darah. Apabila jumlah trombosit rendah, maka tubuh akan mengalami gangguan kesehatan. Salah satu ciri-ciri trombosit rendah adalah timbulnya ruam pada kulit.

Dikutip dari buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman oleh Gun Gun Gunansah (2021:121), trombosit adalah fragmen kecil di dalam darah yang tidak memiliki warna dan sering disebut juga sebagai keeping darah.

Fungsinya adalah menggumpalkan darah dan mencegah atau menghentikan pendarahan saat terluka. Jumlah trombosit yang normal adalah 150.000-400.000 keping per microliter.

Ciri-ciri Trombosit Rendah

Ciri-ciri trombosit. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Roger Brown

Ciri-ciri trombosit rendah haruslah diwaspadai. Sebab, akan mengakibatkan hilangnya darah dan membahayakan kesehatan. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, simak ciri-ciri lengkapnya di bawah ini.

1. Muncul memar

Ciri yang pertama adalah memar pada beberapa bagian tubuh yang muncul tiba-tiba. Biasanya, memar akibat tromboit rendah akan berwarna ungu kebiruan atau dapat berubah menjadi kuning kehijauan. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut sebagai purpura.

2. Mengalami Pendarahan Terus Menerus

Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh dapat mengakibatkan kondisi yang fatal. Sebab, fungsi utama trombosit adalah menghentikan pendarahan. Sehingga, saat pendarahan tidak berhenti maka hal tersebut menjadi ciri trombosit rendah.

3. Munculnya Ruam Merah pada Kulit

Ruam yang berwarna merah dan berupa bintik-bintik kecil pada kulit juga harus diwaspadai. Sebab, ciri ini dapat menunjukkan trombosit rendah. Biasanya, akan muncul pada lengan, kaki, punggung, perut, atau bokong.

4. Menemukan Darah pada Tinja

Ciri-ciri trombosit rendah selanjutnya adalah tinja yang berdarah. Hal ini biasanya terjadi pendarahan pada saluran cerna, ataupun akibat ambeyen.

5. Darah dalam Urine

Kencing disertai darah dalam medis disebut juga dengan Hematuria. Hal ini ditandai dengan warna kecoklatan atau kemerahan pada urine. Penyebabnya dapat terjadi karena penyumbatan pada saluran kemih.

Cara Menaikkan Trombosit

Ciri-ciri trombosit. Foto hanya ilustrasi. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Seseorang dengan ciri-ciri trombosit rendah harus segera diatasi agar tidak membahayakan kesehatan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara alami atau medis. Apa saja?

  1. Mengkonsumsi makanan sehat.

  2. Mengonsumsi vitamin B12, seperti hati sapi, remis, keju, dan telur.

  3. Mengkonsumsi asam folat yang ada pada bayam, kangkung, kacang-kacangan, pisang, dan jeruk.

  4. Mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, seperti daging sapi, ikan, tahu, dan kacang-kacangan.

  5. Makan sayur dan buah yang tinggi vitamin C, seperti pada mangga, jeruk, dan nanas.

  6. Segera melakukan transfusi darah.

  7. Mengkonsumsi obat-obatan.

Baca Juga: Mengenal Fungsi Trombosit dan Proses Pembentukannya

Itulah ciri-ciri trombosit rendah pada tubuh yang penting utuk diketahui. Selain itu, cara menaikkan trombosit seperti penjelasan di atas juga dapat dijadikan referensi. (NUM)