Konten dari Pengguna

5 Ciri-Ciri Waduk, Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya Bagi Lingkungan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri waduk. Sumber: Pixabay/Tim Hill
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri waduk. Sumber: Pixabay/Tim Hill

Salah satu ciri-ciri waduk dapat dikenali dari bentuk fisiknya dan sumber air berasal. Dalam Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 30 Tahun 2019, definisi waduk adalah wadah air yang terbentuk sebagai akibat dibangunnya bendungan, dan berbentuk pelebaran alur sungai.

Menurut buku Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Situ, Danau, Embung dan Waduk, Eka Aurihan, Elsa Puspita Agustiningrum, Budhi Sudarma (2021:47), sumber air waduk terutama berasal dari aliran permukaan ditambah dengan air hujan.

Ciri-Ciri Waduk sebagai Tempat Penampung Air

Ilustrasi ciri-ciri waduk. Sumber: Pixabay/Peter H

Berikut ini adalah ciri-ciri waduk yang perlu diketahui sebagai salah satu media penyedia air tawar.

  • Tepian waduk berbentuk curam dan landai

  • Kedalaman sekitar 30-100 meter

  • Draw-down atau water level fluctuation antara 5-25 m

  • Terdapat banyak teluk di bagian pinggiran

  • Pergantian air (water retention time) sering dan penuh pasang surutnya dibandingkan dengan danau yang memiliki ukuran lebih lebih besar

Jenis Waduk yang Ada di Indonesia

Ilustrasi ciri-ciri waduk. Sumber: Pixabay/Thomas Ehrhardt

Menurut jenisnya, waduk dibedakan menjadi tiga macam antara lain sebagai berikut.

1. Waduk Lembah

Waduk lembah adalah waduk yang dibentuk dari aliran air di lembah yang dibendung. Bagian pinggir lembah dimanfaatkan sebagai tembok.

Sedangkan letak bendungan dibangun pada bagian paling sempit yang akan memberikan kekuatan tekanan lebih besar dengan biaya yang lebih rendah.

Pembangunan waduk lembah juga melibatkan pemecahan sungai saat prosesnya, biasanya dengan membangun terowongan atau saluran khusus.

2. Waduk Sisi Sungai

Waduk sisi sungai dibangun dengan memompa air dari sungai. Waduk seperti ini dibangun melalui ekskavasi dan konstruksi pada bagian tanggul yang biasanya mencakup lebih dari 6 km.

Air yang disimpan di waduk biasanya diendapkan selama beberapa bulan agar kontaminasi dan tingkat kekeruhanannya berkurang secara alami.

3. Waduk Pelayanan

Waduk pelayanan adalah waduk yang dibangun dekat dengan titik distribusi, dengan air yang sudah dibersihkan. Waduk pelayanan dibangun berbentuk menara air yang dibangun di atas pilar beton di wilayah datar.

Beberapa lainnya dibangun di bawah tanah, terutama untuk waduk pelayanan di negara-negara yang dipenuhi bukit atau pegunungan.

Manfaat Waduk bagi Lingkungan

Waduk dapat digunakan untuk berbagai pemanfaatan antara lain seperti berikut.

  • Penyedia sumber utama air minum

  • Kontrol sumber daya air melalui saluran ke hilir

  • Sumber irigasi

  • Penyeimbang aliran

  • Pembangkit listrik tenaga air (Hidroelektrisitas)

  • Perikanan

  • Destinasi wisata atau rekreasi

Baca juga: 7 Fungsi Waduk bagi Lingkungan Sekitarnya

Dari pemahaman ciri-ciri waduk, jenis, dan manfaatnya bagi lingkungan dapat disimpulkan bahwa ekosistem waduk memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan kuantitas ketersediaan air tawar. (SR)