5 Contoh Bahan Hasil Samping dari Serealia

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
Konten dari Pengguna
21 Februari 2024 16:21 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi contoh bahan hasil samping dari serealia. Sumber:Pexels/Oleksandr P
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh bahan hasil samping dari serealia. Sumber:Pexels/Oleksandr P
ADVERTISEMENT
Contoh bahan hasil samping dari serealia yang dapat diketahui salah satunya yaitu sekam yang berasal dari kulit luar padi. Hasil samping merupakan sisa atau limbah dari proses pengolahan. Hasil samping ini bisa juga digunakan sebagai bahan baku olahan lain.
ADVERTISEMENT
Pada dasarnya serealia merupakan sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat atau pati. Umumnya serealia merupakan anggota dari suku padi-padian di antaranya padi, jagung, gandum, dan lain sebagainya.

Pengertian Serealia dan Nilai Ekonomi yang Tinggi

Ilustrasi contoh bahan hasil samping dari serealia. Sumber: Pexels/Sergei A
Dalam buku Pengantar Teknologi Budidaya Tanaman Serealia Jagung dan Padi oleh Dr. Ir. Edy, M.P., M.Pd. (2022:1) serealia dikenal juga sebagai sereal atau biji-bijian adalah sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat atau pati.
Kebanyakan serealia merupakan anggota dari suku padi-padian. Anggota yang paling dikenal dan memiliki nilai ekonomi tinggi, sehingga dikenal sebagai serealia utama adalah jagung, padi, sorgum, gandum, jelai, dan haver.
Kandungan karbohidrat pada serealia adalah salah satu sumber energi dalam tubuh agar dapat melakukan aktivitas dengan baik. Sehingga serealia dimanfaatkan sebagai bahan utama makanan pokok manusia, olahan industri, serta pakan ternak.
ADVERTISEMENT

Contoh Bahan Hasil Samping dari Serealia

Ilustrasi contoh bahan hasil samping dari serealia. Sumber: Pexels/Quang Nguyen Vinh
Hasil samping merupakan produk sekunder yang berasal dari suatu proses produksi. Produk ini bukanlah produk utama yang dihasilkan oleh proses tersebut. Hasil samping memiliki nilai lebih rendah dibandingkan dengan produk utamanya.
Sama halnya dengan produk lainnya, serealia juga menghasilkan bahan hasil samping yang masih dapat dimanfaatkan karena masih memiliki kandungan yang baik. Adapun contoh bahan hasil samping dari serealia sebagai berikut.

1. Sekam

Sekam adalah bagian luar dari bulir padi yang berupa lembaran keras, bersisik, dan tidak dapat dimakan. Sekam melindungi bagian dalam (endosperm dan embrio) padi. Sekam diperoleh dengan memisahkan kulit luar butiran padi dari berasnya melalui proses penggilingan padi.
Sekam padi memiliki banyak manfaat di antaranya sebagai penambah unsur hara dan bahan bakar alternatif. Selain itu sekam juga dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan ternak,dan energi.
ADVERTISEMENT

2. Bekatul

Bekatul adalah lapisan dalam dari butiran padi termasuk bagian kecil endosperm berpati. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, bekatul dihasilkan pada penyosohan kedua. Sehingga apabila dilihat teksturnya bekatul lebih halus dibanding dengan dedak.
Bekatul memiliki kandungan nutrisi berupa karbohidrat 67,58 - 72,74%, kadar serat kasar 7 - 10,1%, protein kasar 13,11 - 17,19% serta lemak kasar 2,52 - 5,05%. Kandungan serat kasar bekatul lebih rendah daripada dedak.
Bekatul saat ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Namun bekatul juga sudah banyak dimanfaatkan sebagai pengganti tepung terigu untuk pembuatan roti, kue, dan biskuit.

3. Dedak

Dedak padi adalah hasil samping proses penggilingan padi, terdiri atas lapisan luar butiran padi dengan sejumlah lembaga biji. Dedak dihasilkan pada proses penyosohan pertama, sehingga tekstrunya agak kasar karena masih terdapat rambut atau kulit padinya.
ADVERTISEMENT
Nutrien yang terdapat di dedak padi yang berkualitas baik antara lain komposisi kimia bededak padi cukup tinggi: protein 11,3 - 14,4%, lemak 15,0 - 19,7%, serat kasar 7,0 - 11,4%, karbohidrat 34,1 - 52,3% dan abu 6,6 - 9,9%.
Dedak padi digunakan sebagai sumber energi dalam pakan unggas, khususnya periode layer (produksi telur) dengan porsi 10-15% dalam formulasi pakan.

4. Ampas Kedelai

Ampas kedelai termasuk dalam hasil samping pengolahan tahu dan susu kedelai. Ampas ini diperoleh dari proses pengepresan yang menghasilkan sari kedelai.
Kandungan nutrisi ampas kedelai seperti protein kasar 27,62%, lemak kasar 2,95%, karbohidrat 52,66%, serat kasar 13,81 %, abu 2,96%, Ca 0,09%, dan P 0,04%
Ampas kedelai memiliki kandungan isoflavone sebesar 22%, sumber antioksidan yang potensial, bersifat prebiotik, menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Oleh sebab itu ampas kedelai dapat dijadikan alternatif bahan pangan sebagai sumber protein dan serat.
ADVERTISEMENT

5. Jerami

Jerami adalah termasuk dalam bahan samping serealia berupa tangkai dan batang tanaman serealia yang telah kering, setelah biji-bijiannya dipisahkan.
Pemanfaatan jerami selain sebagai pakan juga sebagai alas kandang ternak, atap rumah, panahan. Jerami kini juga telah dimanfaatkan sebagai bahan, bioetanol, mulsa jerami, media tumbuh budidaya jamur, pakan, pupuk kompos dan atau pupuk organik.
Itu tadi 5 contoh bahan hasil samping dari serealia yang dapat pembaca ketahui. Semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan pembaca. (MRZ)