5 Contoh Bahasa Baku dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa baku adalah jenis bahasa yang digunakan dalam situasi resmi atau formal. Contoh bahasa baku harus sesuai dengan yang terdapat pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Pengertian bahasa merupakan suatu ungkapan yang mengandung maksud untuk menyampaikan pesan atau sesuatu kepada orang lain. Sesuatu tersebut berharap bisa dipahami dan dimengerti oleh pendengar atau lawan bicara melalui bahasa yang diungkapkan.
Contoh Bahasa Baku
Dikutip dari buku Be Smart Bahasa Indonesia, Ismail Kusmayadi dkk (2008: 69), sejarah umum dari perkembangan suatu bahasa menunjukkan bahwa ragam orang yang berpendidikan memperoleh wibawa dan gengsi yang tinggi.
Ragam tersebut dijadikan tolak ukur bagi pemakaian bahasa yang baik dan benar. Pengertian bahasa baku adalah ragam bahasa yang cara penulisan dan pengucapannya sesuai dengan kaidah-kaidah standar.
Kaidah ini berupa pedoman ejaan (EYD), tata bahasa baku dan kamus umum. Contoh bahasa baku adalah sebagai berikut.
Contoh 1
Novi mengerjakan tugas menggambar sketsa dengan sangat detail.
Kata baku kalimat di atas: detail
Artinya, yaitu sangat terperinci
Contoh 2
Susu yang dibeli adik sudah kedaluwarsa, sehingga harus segera dibuang.
Kata baku kalimat di atas: kedaluwarsa
Artinya, yaitu melampaui tenggat waktu layak untuk dikonsumsi
Contoh 3
Nurul dan keluarganya hanya sarapan dengan menu sekadarnya.
Kata baku kalimat di atas: sekadar
Artinya, yaitu seperlunya atau seadanya
Contoh 4
Bu Dini resmi diangkat menjadi manajer perusahaan di tempatnya bekerja.
Kata baku kalimat di atas: manajer
Artinya, yaitu orang yang bertanggung jawab membuat rencana, mengatur, dan memimpin perusahaan
Contoh 5
Imbauan itu diberikan agar para pengendara lebih berhati-hati dalam berkendara di malam hari.
Kata baku kalimat di atas: imbauan
Artinya, yaitu seruan, ajakan.
Fungsi Bahasa Baku
Bahasa baku dalam bahasa Indonesia dapat berbentuk tulisan maupun lisan. Bahasa tersebut dapat digunakan dalam berbagai keperluan, di antaranya:
Komunikasi resmi, yaitu sebuah komunikasi yang dilakukan dalam bentuk formal. Contoh: Surat menyurat antar lembaga.
Wacana teknis, contohnya yaitu laporan resmi, buku pelajaran, dan karya ilmiah.
Pembicaraan di depan umum, contohnya diskusi ilmiah, kuliah, dan ceramah.
Pembicaraan sesuai situasi, kondisi dan tempat, contohnya berbicara dengan orang yang lebih tua, dihormati, dan lain sebagainya.
Sebagai alat pemersatu, kerangka acuan, dan pembawa kewibawaan.
Baca juga: Mengenal Kata Baku dan Tidak Baku dalam Bahasa Indonesia
Itulah beberapa contoh bahasa baku dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca. (MAE)
