Konten dari Pengguna

5 Contoh Bioteknologi Konvensional dalam Berbagai Bidang

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh bioteknologi konvensional. Sumber foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh bioteknologi konvensional. Sumber foto: Pixabay.com

Bioteknologi konvensional adalah jenis bioteknologi yang memanfaatkan organisme secara langsung. Contoh bioteknologi konvensional sangat beragam dalam berbagai bidang.

Jenis bioteknologi ini bekerja untuk menghasilkan produk barang dan jasa yang bermanfaat bagi manusia melalui proses fermentasi. Hal ini biasa dilakukan secara sederhana dan diproduksi dengan jumlah yang tidak besar.

Contoh Bioteknologi Konvensional

Ilustrasi contoh bioteknologi konvensional. Sumber foto: Pixabay.com

Dikutip dari buku IPA Terpadu SMP dan MTs untuk Kelas IX Semester 1 3A, Dr. Eng. Mikrajuddin Abdullah, M.Si dkk (2007: 154), bioteknologi adalah cabang ilmu terapan yang mempelajari prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan bagian organisme.

Dengan ilmu tersebut seseorang akan dapat menghasilkan suatu produk. Produk yang dihasilkan dapat digunakan untuk berbagai kepentingan manusia. Secara umum, ilmu terapan ini dibagi menjadi dua, yaitu bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern.

Adapun contoh bioteknologi konvensional dalam berbagai bidang adalah sebagai berikut.

1. Bidang Makanan

Contoh pertama yaitu bioteknologi konvensional dalam bidang makanan. Pada bidang ini bioteknologi yang dihasilkan adalah fermentasi yang prosesnya dibantu oleh mikroorganisme.

Contohnya seperti, keju, yoghurt, tempe, kecap, cuka dan masih banyak lagi. Makanan-makanan tersebut memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh terutama dalam meningkatkan keberagaman mikroflora pencernaan.

Selain itu, makanan hasil fermentasi mampu memperbaiki nilai gizi, dan menjadi metode pengawetan makanan yang mudah karena terjadi secara spontan.

2. Bidang Pertanian

Contoh selanjutnya yaitu bioteknologi dalam bidang pertanian. Pada kultur jaringan ini memiliki fungsi untuk mengendalikan penyakit pada tanaman.

Contohnya yaitu pembastaran yang berfungsi untuk menghasilkan tanaman yang lebih baik dari induknya. Selain itu, ada hidroponik sebagai teknik bercocok tanam.

3. Bidang Industri

Berikutnya adalah bioteknologi konvensional dalam bidang industri. Contoh pada bidang ini adalah adanya teknik bioremediasi.

Teknik tersebut dilakukan dengan menggunakan mikroba seperti Xanthomonas campestris dan Pseudomonas foetida. Hal ini berfungsi dengan cara melepaskan mikroba pada media limbah pabrik yang tercemar.

4. Bidang pengobatan

Bioteknologi konvensional pada bidang ini contohnya adalah antibiotik penisilin.

Antibiotik tersebut diisolasi dari bakteri dan jamur dan vaksin yang menggunakan mikroorganisme, namun toksinnya telah dimatikan. Hal ini bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh seseorang.

5. Bidang Peternakan

Contoh bioteknologi tradisional lainnya adalah pada bidang peternakan. Contoh pada bidang ini adalah domba ankon yang memiliki ciri kaki yang pendek dan bengkok.

Contoh lainnya ada juga sapi jersey yang merupakan hasil mutasi alami yang diseleksi oleh manusia. Hal ini bermanfaat untuk dapat menghasilkan susu dengan kandungan krim yang banyak.

Baca juga: 3 Penerapan Bioteknologi Modern di Bidang Kesehatan beserta Dampaknya

Itulah beberapa contoh bioteknologi konvensional dalam berbagai bidang beserta manfaatnya dalam kehidupan. Bioteknologi konvensional dapat disebut juga dengan bioteknologi tradisional. (MAE)