Konten dari Pengguna

5 Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar dalam Karya Ilmiah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi  Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar, foto:pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar, foto:pexels

Catatan kaki adalah catatan yang berisi sumber referensi yang ide dan substansinya diambil oleh penulis dalam karya ilmiah. Karya ilmiah yang ditulis dapat berupa skripsi, tesis, atau jurnal. Oleh karena itu bagi yang akan membuat karya ilmiah perlu mempelajari contoh penulisan catatan kaki yang benar.

Secara umum tujuan dari penulisan catatan kaki adalah untuk menjunjung kejujuran akademik ataupun intelektual. Catatan tersebut biasanya diletakkan di bawah halaman.

Penjelasan Cara Menuliskan Catatan Kaki

Ilustrasi Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar, foto:pexels

Dikutip dari buku 200+ Solusi Editing Naskah dan Penerbitan, Bambang Trim (2017:224), catatan kaki merupakan keterangan-keterangan teks yang diletakkan pada kaki halaman dalam berbagai jenis karya ilmiah. Salah satu tujuan penulisan catatan tersebut dibuat adalah untuk menghindari plagiarisme.

Dengan kata lain catatan kaki merupakan sumber referensi yang sudah diambil oleh penulis untuk mendukung dan memvalidasi penulisan karya ilmiah. Dalam menuliskan catatan kaki perlu memperhatikan beberapa ketentuannya secara tepat. Berikut penjelasan ketentuan dalam menuliskan catatan kaki.

  1. Catatan kaki diberi nomor.

  2. Nama penulis atau pengarang, penerjemah, dan editor ditulis secara lengkap tanpa diberikan gelar kesarjanaan. Untuk penulis yang bukan penulis asli harus dicantumkan seperti penulis asli, dengan tambahan keterangan di belakang nama tersebut. Seperti penyusun, editor atau penerjemah.

  3. Nama pengarang dari sumber referensi tidak dibalik, baik nama asing atau nama Indonesia.

  4. Judul buku ditulis lengkap dengan huruf pertama judul menggunakan huruf kapital, kecuali kata sambung dan kata depan.

  5. Waktu penerbitan dituliskan tahun terbitnya.

  6. Nomor halaman disingkat menjadi “halm”, kemudian diikuti dengan nomor halaman satu spasi.

  7. Pada buku antalogi, dituliskan nama editor atupun penyunting dengan mamakai singkatan ed. atau peny.

  8. Apabila tidak terdapat nama pengarang, dapat dituliskan langsung judul sumber referensinya.

  9. Apabila catatan kaki mengacu pada satu sumber sama dalam nomor berturut-turut, maka tidak perlu ditulis lengkap. Namun pada nomor terakhir dicantumkan “Ibid”.

  10. Kemudian apabila terdapat sumber yang sama dan dipakai dalam nomor tidak berurutan, maka cukup dituliskan “cit”.

  11. Jika penulis berjumlah dua atau tiga orang, maka nama penulis ditulis semua. Namun, apabila penulis lebih dari 3 orang, dapat ditulis nama pengarang pertama dan diikuti “dkk.” atau “al”.

Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar

Ilustrasi Contoh Penulisan Catatan Kaki yang Benar, foto:pexels

Untuk lebih memahami penjelasan mengenai ketentuan dalam menuliskan catatan kaki, berikut beberapa contoh penulisan catatan kaki yang benar dan penting untuk dipelajari.

  1. ³Abdul Khalik, Rapi Armad, Bagus Kuncoro, Belajar Bahasa Indonesia, (Surabaya: Dwikarya, 2009), hlm 25. (Sumber referensi memiliki lebih dari 1 penulis)

  2. ¹Muhammad Rab’i, Sejarah Penaklukan Konstantinopel, Terj. Muhammad Afifuddin dan Mukhtar Rifa’i (Jakarta: Asy-Syariah, 1998), hal. 23. (Sumber referensi dari buku terjemahan)

  3. ¹Multatuli, Max Havelar, atau Lelang Kopi Persekutuan Dagang Belanda, terj. H. B. Jassin, (Jakarta: Jambatan, 1972), hlm 99. (Sumber referensi dari buku terjemahan)

  4. ²Aji santosa, “Peranan Mahasiswa terhadap Pengembangan Kepribadian Bangsa”, dalam Berita Arsip Nasional, No. 8, Juni 1998 (Semarang: INDO, 1998), hlm. 37. (sumber referensi dari koran)

  5. ¹Richard R Bootzin, dkk, Psychology Today: An Introduction, Seventh Edition, (New York: McGraw Hill Inc, 1991), hlm. 497. (Sumber referensi dari buku terjemahan)

Itulah contoh penulisan catatan kaki yang benar dan dapat digunakan sebagai referensi belajar bagi yang akan menyusun karya ilmiah berupa skripsi ataupun tesis. Ketentuan-ketentuan dalam penulisan catatan ini harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan penulisan. (PAM)

Baca Juga: 7 Contoh Catatan Kaki yang Baik dan Benar