5 Contoh Puisi Lama Berdasarkan Jenisnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh puisi lama sebagai karya sastra masih diberikan di sekolah-sekolah. Namun di luar sekolah, puisi lama dipadukan dengan kata-kata lucu atau receh untuk keperluan hiburan.
Puisi lama sebagai warisan sastra dan budaya Indonesia patut dilestarikan. Kompilasi contoh-contoh karya dalam bentuk baku akan mengingatkan kembali materi puisi lama yang pernah diajarkan di sekolah tersebut.
Contoh Puisi Lama
Dikutip dari Mari Belajar Bahasa Indonesia, Dina Priyantiningrum dan Kawan-kawan (2022:56), puisi lama adalah puisi asli Indonesia yang terikat dengan aturan tertentu.
Ada beberapa jenis puisi lama, antara lain pantun, syair, seloka, gurindam dan karmina.
Berikut adalah contoh puisi lama tersebut:
1. Pantun
Ciri-ciri pantun adalah:
Terdiri dari 4 baris dengan sajak a-b-a-b.
Memiliki kaidah bait, rima dan irama.
Terdapat sampiran pada 2 bait pertama dan isi pada 2 bait terakhir.
Berisi nasihat, curahan hati, hal-hal jenaka dan sebagainya.
Contoh:
Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur kita panjang, Boleh kita berjumpa lagi.
2. Syair
Ciri-ciri syair adalah:
Terdiri dari 4 baris dengan sajak a-a-a-a.
Tidak memiliki sampiran.
Berisi nasihat, dongeng dan cerita.
Contoh:
Diriku hina amatlah malang Padi ditanam tumbuhlah ilalang Puyuh di sangkar jadi belang Ayam ditambat disambar elang
3. Talibun
Ciri-ciri talibun adalah:
Memiliki larik lebih dari 4 baris dan selalu genap.
Menggunakan sajak a-b-c-a-b-c atau a-b-c-d-a-b-c-d.
Memiliki sampiran dan isi seperti pantun.
Contoh:
Ada pohon durian, Di taman Pak Suradi, Sebelah rumahnya Pak Saman. Tenangkan pikiran, Tenangkan hati, Baru ambil keputusan.
4. Karmina
Ciri-ciri karmina adalah:
Merupakan pantun kilat karena terdiri dari 2 larik.
Memiliki sajak a-a.
Berbentuk sindiran.
Contoh:
Kucing kecil diberi makan, kucing besar menggerutu, Di depan berlagak kawan, di belakang ternyata pengadu.
5. Gurindam
Ciri-ciri gurindam:
Terdiri dari 2 baris.
Memiliki sajak a-a.
Berisi nasihat, petuah atau sindiran.
Contoh:
Bila terlalu banyak berkata-kata, Disitulah jalan masuknya dusta.
Baca juga: Memahami Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Baru sebagai Karya Sastra
Itulah 5 contoh puisi lama berdasarkan jenisnya. Puisi lama merupakan salah satu bukti kekayaan warisan budaya dan sastra Indonesia. (lus)
