Konten dari Pengguna

5 Contoh Puisi Lama Berdasarkan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com/NicolasMessifet.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com/NicolasMessifet.

Contoh puisi lama sebagai karya sastra masih diberikan di sekolah-sekolah. Namun di luar sekolah, puisi lama dipadukan dengan kata-kata lucu atau receh untuk keperluan hiburan.

Puisi lama sebagai warisan sastra dan budaya Indonesia patut dilestarikan. Kompilasi contoh-contoh karya dalam bentuk baku akan mengingatkan kembali materi puisi lama yang pernah diajarkan di sekolah tersebut.

Contoh Puisi Lama

Ilustrasi contoh puisi lama. Sumber: unsplash.com/Aromateec.

Dikutip dari Mari Belajar Bahasa Indonesia, Dina Priyantiningrum dan Kawan-kawan (2022:56), puisi lama adalah puisi asli Indonesia yang terikat dengan aturan tertentu.

Ada beberapa jenis puisi lama, antara lain pantun, syair, seloka, gurindam dan karmina.

Berikut adalah contoh puisi lama tersebut:

1. Pantun

Ciri-ciri pantun adalah:

  1. Terdiri dari 4 baris dengan sajak a-b-a-b.

  2. Memiliki kaidah bait, rima dan irama.

  3. Terdapat sampiran pada 2 bait pertama dan isi pada 2 bait terakhir.

  4. Berisi nasihat, curahan hati, hal-hal jenaka dan sebagainya.

Contoh:

Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur kita panjang, Boleh kita berjumpa lagi.

2. Syair

Ciri-ciri syair adalah:

  1. Terdiri dari 4 baris dengan sajak a-a-a-a.

  2. Tidak memiliki sampiran.

  3. Berisi nasihat, dongeng dan cerita.

Contoh:

Diriku hina amatlah malang Padi ditanam tumbuhlah ilalang Puyuh di sangkar jadi belang Ayam ditambat disambar elang

3. Talibun

Ciri-ciri talibun adalah:

  1. Memiliki larik lebih dari 4 baris dan selalu genap.

  2. Menggunakan sajak a-b-c-a-b-c atau a-b-c-d-a-b-c-d.

  3. Memiliki sampiran dan isi seperti pantun.

Contoh:

Ada pohon durian, Di taman Pak Suradi, Sebelah rumahnya Pak Saman. Tenangkan pikiran, Tenangkan hati, Baru ambil keputusan.

4. Karmina

Ciri-ciri karmina adalah:

  1. Merupakan pantun kilat karena terdiri dari 2 larik.

  2. Memiliki sajak a-a.

  3. Berbentuk sindiran.

Contoh:

Kucing kecil diberi makan, kucing besar menggerutu, Di depan berlagak kawan, di belakang ternyata pengadu.

5. Gurindam

Ciri-ciri gurindam:

  1. Terdiri dari 2 baris.

  2. Memiliki sajak a-a.

  3. Berisi nasihat, petuah atau sindiran.

Contoh:

Bila terlalu banyak berkata-kata, Disitulah jalan masuknya dusta.

Baca juga: Memahami Pengertian dan Ciri-ciri Puisi Baru sebagai Karya Sastra

Itulah 5 contoh puisi lama berdasarkan jenisnya. Puisi lama merupakan salah satu bukti kekayaan warisan budaya dan sastra Indonesia. (lus)