Konten dari Pengguna

5 Contoh Rima dalam Puisi dan Pengertiannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh rima dalam puisi. Sumber foto: unsplash/Rima Kruciene
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh rima dalam puisi. Sumber foto: unsplash/Rima Kruciene

Rima merupakan unsur intrinsik yang terdapat pada karya sastra puisi. Unsur tersebut berfungsi untuk menambah keindahan dan mempertegas makna tulisan. Dalam hal ini, setidaknya terdapat lima contoh rima dalam puisi yang menarik untuk dipelajari.

Penggunaan rima juga dapat menghadirkan efek musikalisasi pada puisi. Sehingga, bisa membuat puisi terkesan artistik dan enak didengar.

Contoh Rima dalam Puisi dan Pengertiannya

Ilustrasi contoh rima dalam puisi. Sumber foto: unsplash/Redd F

Berdasarkan Buku Pintar Pelajaran Ringkasan Materi dan Kumpulan Rumus Lengkap, Drs. Joko Untoro & Tim Guru Indonesia, (2010:237), rima adalah persamaan bunyi yang berselang, baik di dalam baris maupun akhir baris yang berdekatan dalam sebuah puisi.

Terdapat bermacam-macam persamaan bunyi di dalam sajak. Berikut ini adalah contoh rima dalam puisi yang bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi pembaca, dikutip dari buku Mampu Berbahasa Indonesia SMP dan MTS Kelas IX, Asul Wiyanto, dkk. (2005:103).

1. Rima Awal

Rima awal merupakan persamaan kata yang berada awal kalimat dalam sajak.

Contoh:

Beta bermenung

Karena bingung

Beta berlutut

Hendak bersujud

Tidak ada yang lebih tabah

Dari rebah dahan pada tanah

Tidak ada riak paling tenang

Selain sabar yang terbentang lapang

2. Rima Tengah

Rima tengah adalah persamaan kata yang ditempatkan pada tengah baris puisi.

Contoh:

Aku pengapa padiku ini

Jika dilurut, pecah batangnya

Aku pengapa hatiku ini

Jika diturut susah datangnya

3. Rima Akhir

Seperti dengan penamaannya, rima akhir terletak di akhir larik sebuah puisi.

Contoh:

Aku lalai di pagi hari

Beta lengah di masa muda

Kini hidup meracun hati

Miskin ilmu, miskin harta

Bilamana dibangkitkan lagi

Ia akan menyesal kedua kali

Sambil meratapi mimpi

Yang mustahil terjadi

4. Rima Sempurna

Jika seluruh suku akhir berima sama, jenis tersebut dinamakan sebagai rima sempurna.

Contoh:

Bila masanya buahnya kupetik

ranumnya kupetik

Aku berserah kepada Tuhan

Atas ginaris ketetapan Tuhan

5. Rima Tidak Sempurna

Apabila rima hanya berada di sebagian suku akhirnya saja, maka disebut rima tidak sempurna.

Contoh:

Air mengalir

Hujan menyerbu tanah air

Baca Juga: 4 Aturan Membuat Puisi yang Benar dan Contohnya

Kumpulan contoh rima dalam puisi di atas dapat dijadikan sebagai referensi belajar bagi pembaca, dalam menulis teks puisi dengan perpaduan bunyi yang indah. Semoga bermanfaat! (Riyana)