Konten dari Pengguna

5 Contoh Tanaman Toga dan Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh tanaman toga. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tanaman toga. Sumber: www.unsplash.com

Tanaman toga atau tanaman obat keluarga merupakan warisan budaya yang telah digunakan secara turun-temurun dalam pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia. Jadi, penting untuk paham tentang contoh tanaman toga dan manfaatnya untuk kesehatan.

Menurut buku Tanaman Obat Keluarga, Husin Rayesh Mallaleng dkk (2022:1), Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk ditanam di lahan pekarangan, karena dapat dimanfaatkan untuk kesehatan. Tanaman obat dapat dijadikan obat yang aman, tidak mengandung kimia, murah, dan mudah didapat.

Manfaat dan Contoh Tanaman Toga yang Mudah Didapatkan

Ilustrasi contoh tanaman toga. Sumber: www.unsplash.com

Tanaman obat memiliki ribuan jenis dan sudah ada lebih dari 40 ribu jenis tanaman obat yang sudah dikenal di seluruh dunia. Menariknya, sebanyak 30 ribu jenisnya berasal dari wilayah Indonesia.

Meski begitu, tanaman obat yang dianggap memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh hanya ada sekitar 9 ribu jenis saja. Lantas, apa saja contoh tanaman toga yang mudah didapatkan?

1. Jahe (Zingiber officinale)

Jahe sangat akrab dikenal sebagai tanaman anti-inflamasi dan merupakan tanaman herba semusim. Ada tiga jenis jahe, yaitu gajah, emprit, dan merah. Jahe mengandung minyak atsiri zingiberena, yang baik untuk kesehatan.

Manfaatnya:

  • Mengatasi batuk.

  • Membangkitkan nafsu makan.

  • Menangani rasa mulas.

  • Meredakan sakit kepala.

  • Mengatasi perut kembung.

2. Kunyit (Curcuma longa)

Kunyit merupakan tanaman perennial herbaceous dengan rimpang berwarna oranye. Tanaman ini merupakan salah satu jenis tanaman toga yang mudah dipelihara di rumah.

Manfaatnya:

  • Meringankan radang usus buntu.

  • Meringankan radang Rahim.

  • Mengatasi radang amandel.

  • Meringankan asma.

  • Meringankan sembelit.

3. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

Temulawak mudah untuk dibudidayakan di rumah dengan rimpang yang terdiri dari rimpang induk berbentuk bulat telur dengan anak-anakan rimpang yang langsing panjang. Bagian dalam dalam berwarna kuning, pucat di pinggir, pusat kuning tua.

Manfaatnya:

  • Mengatasi sakit limpa.

  • Mengurangi sakit ginjal.

  • Mengatasi sakit pinggang.

  • Meredakan asma.

  • Mengatasi sakit kepala.

4. Kencur (Kaempferia galanga)

Kencur adalah tanaman bumbu sekaligus obat-obatan yang mudah dijumpai di rumah, yang dapat dijadikan bumbu dapur hingga obat herbal. Kencur merupakan tanaman rimpang yang dagingnya tidak berserat.

Manfaatnya:

  • Pereda batuk.

  • Penyakit radang lambung.

  • Mencegah mual dan muntah.

  • Meredakan demam.

  • Menambah nafsu makan.

5. Sirih (Piper betle)

Sirih termasuk tanaman merambat dan bersandar pada batang pohon lain. Daunnya tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh berselang-seling, bertangkai, dan memiliki aroma yang sedap bila daunnya ditumbuk.

Manfaatnya:

  • Menghilangkan bau mulut.

  • Mencegah sakit mata.

  • Mengurangi eksim.

  • Mengatasi kulit gatal.

  • Menghilangkan jerawat.

Baca juga: 8 Rekomendasi Tanaman Rambat Gantung yang Cocok Dipelihara

Contoh tanaman toga tentunya masih banyak yang lainnya dengan masing-masing manfaat yang baik untuk kesehatan.

Kebiasaan menanam tanaman toga di rumah pasti akan menguntungkan seluruh anggota keluarga sekaligus menerapkan gaya hidup kembali ke alam yang saat ini mulai meningkat seiring kesadaran untuk meminimalkan penggunaan obat-obatan kimia.(VAN)