5 Contoh Wewangsalan dalam Bahasa Bali beserta Artinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Wewangsalan adalah salah salah satu bentuk kalimat ungkapan menggunakan bahasa Bali atau dapat diartikan seperti pantun. Untuk mengenal wewangsalan maka perlu mengetahui beberapa contoh wewangsalan dalam bahasa Bali berikut artinya.
Wewangsalan selalu tersusun atas dua kalimat. Kalimat pertama berupa ungkapan kiasan dan kalimat kedua berupa arti atau makna dari ungkapan. Kalimat tersebut dipakai untuk menggambarkan suatu hal ataupun makna yang tidak sama dengan kalimat asli.
Penjelasan Pengertian Wewangsalan
Mengutip dari buku Wacana Naskah Tradisi Lisan, dan Sejarah, Lembaga Untuk Transformasi Sosial (Indonesia) (2005:120), wewangsalan disebut juga dengan pantun Bali. Pantun tersebut sering dipakai pada tradisi pementasan barong landung.
Apabila dikaitkan dalam pementasan tersebut, wewangsalan tidak hanya berfungsi untuk pelipur lara saja. Namun juga memiliki kandungan nasihat serta makna filsafat hidup. Di mana filsafat tersebut berkaitan erat dengan siklus hidup manusia.
Jadi, pantun bali atau wewangsalan selain berfungsi secara sekuler estetik, juga berfungsi untuk kegiatan ritual filosofis.
Bagian larik dari wewangsalan terdiri atas dua, tiga, ataupun empat kata saja, yang disusun atas 2 kalimat. Di mana pada kalimat pertama berisi ungkapan kiasan dan kalimat kedua berisi makna. Kalimat ungkapan dan maknanya sangat berbeda jauh, hubungan keterkaitan hanya terdapat pada bunyi akhir kalimatnya saja.
Kumpulan Contoh Wewangsalan dan Artinya
Terdapat berbagai contoh wewangsalan yang dipakai untuk mengungkapkan sebuah ekspresi yang tidak sama dengan kalimat aslinya. Berikut adalah beberapa contoh dari wewangsalan lengkap dengan artinya.
Be bebek be guling (daging bebek daging babi guling); busan kedek jani ngeling (tadi tertawa sekarang menangis).
Bangbang dadua ken ceburin (ada dua lubang yang mana mau dimasuki); bajang dadua ken anggurin (ada dua remaja perempuan mana yang mau didekati).
Baju gadang potongan gantut (baju hijau bentuknya kependekan); tuyuh megadang tuara maan entut (lelah begadang tetapi tidak mendapatkan apa-apa).
Celebingkah beten biu (pecahan gerabah di bawah pisang); gumi linggah ajak liu (dunia ini luas diisi oleh banyak orang).
Gonda godeg bakat kukur (sayur gonda burung tekukur); goba jegeg baan pupur (wajah cantik karena pakai bedak).
Baca Juga: Jenis-Jenis Pantun Beserta Contohnya
Beberapa contoh wewangsalan dan artinya yang sudah dijelaskan, dapat dijadikan referensi belajar siswa untuk memahami materi terkait dan belajar menciptakan sebuah pantun Bali atau wewangsalan. (PAM)
