Konten dari Pengguna

5 Fungsi Labu Reaksi dan Cara Penggunaannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi labu reaksi. Sumber: Pixabay/Philippedelavie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi labu reaksi. Sumber: Pixabay/Philippedelavie

Banyak alat yang bisa ditemui di laboratorium misalnya labu reaksi atau bisa disebut juga dengan tabung reaksi. Fungsi labu reaksi salah satunya yaitu menjadi wadah untuk menampung reaksi kimia.

Keberadaan alat ini sangat penting dalam laboratorium karena hampir semua penelitian menggunakan labu reaksi. Jika tidak ada, kegiatan penelitian tidak bisa berjalan secara maksimal.

Fungsi Labu Reaksi

Ilustrasi fungsi labu reaksi. Sumber: Pixabay/bdyczewski

Labu reaksi merupakan alat laboratorium berbahan borosilikat. Alat ini berbentuk tabung panjang disertai lubang di bagian atas sebagai tempat masuknya larutan.

Dikutip dalam buku Pengelolaan Laboratorium IPA SMA oleh Elly Purwanti dan Ahmad Fauzi (2020:48) fungsi labu reaksi yang paling utama adalah membantu dalam mereaksiakan berbagai bahan kimia dalam skala kecil. Fungsi lainnya yaitu:

  1. Menjadi wadah untuk menampung reaksi kimia dalam skala medium.

  2. Membantu percobaan reaksi kimia dalam skala medium atau skala kecil.

  3. Untuk mencampur, menampung, dan memanaskan bahan kimia dalam skala kecil.

  4. Digunakan sebagai wadah dalam uji kualitatif seperti mengetahui jenis zat atau komponen yang terkandung dalam suatu sampel.

  5. Menjadi wadah untuk mengembangbiakkan mikroorganisme dalam media cair serta tempat proses pengenceran pada konsentrasi tertentu. Kegiatan ini dilakukan dalam bidang Mikrobiologi.

Cara Menggunakan Labu Reaksi

Ilustrasi fungsi labu reaksi. Sumber: Pixabay/edusoft

Cara menggunakan labu reaksi cukup mudah. Jika digunakan sebagai wadah menampung larutan dan mengembangbiakkan mikroorganisme, labu ukur cukup diletakkan di rak khusus kemudian masukkan sampel atau larutan.

Rak khusus tersebut disebut dengan rak labu reaksi. Rak ini memungkinkan labu reaksi untuk tetap berdiri tegak sehingga larutan atau sampel tidak tumpah. Terdapat cara lain dalam menggunakan alat ini, berikut penjelasannya.

1. Mencampur Larutan

Terdapat tiga langkah untuk mencampur larutan yaitu:

  1. Letakkan labu reaksi bersih di rak labu reaksi.

  2. Masukkan larutan yang akan dicampur ke dalam labu reaksi dengan bantuan alat seperti pipet.

  3. Ambil labu reaksi dan pindahkan ke vortex, tunggu beberapa detik hingga larutan homogen.

2. Memanaskan Bahan Kimia

Terdapat dua cara dalam memanaskan sampel menggunakan labu reaksi. Cara pertama, seseorang dapat memasukkan labu reaksi yang berisi sampel ke dalam gelas kimia yang telah diisi air kemudian panaskan menggunakan pemanas (heater).

Cara kedua, seseorang dapat langsung memanaskan labu reaksi dengan digenggam menggunakan penjepit kayu. Untuk lebih menjaga keselamatan gunakan juga sarung tangan yang tahan panas.

Itulah 5 fungsi labu reaksi dan cara menggunakannya yang bisa pembaca ketahui. Berhati-hatilah dalam menggunakannya karena alat ini terbuat dari borosilikat yang bisa pecah. (MRZ)

Baca juga: 5 Fungsi Gelas Beaker dalam Laboratorium