5 Fungsi Tata Cahaya pada Seni Pertunjukan di Indonesia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fungsi tata cahaya pada seni pertunjukan sangat penting sehingga menjadi salah satu penentu kesuksesan pementasan. Karena itu, panitia pertunjukan sering menyerahkan tata cahaya pada vendor khusus dan hanya memberikan instruksi cahaya yang diinginkan.
Dengan ditangani oleh ahlinya, diharapkan tidak ada gangguan cahaya selama pertunjukan. Para penyelenggara pertunjukan profesional memahami bahwa tata cahaya bukan hanya soal lampu.
Fungsi Tata Cahaya Pada Seni Pertunjukan
Seni pertunjukan adalah karya seni yang dinikmati secara langsung dalam jangka waktu dan di tempat tertentu dengan persiapan yang matang. Seni pertunjukan adalah salah satu bentuk hiburan yang bersifat persembahan atau komersial.
Salah satu penentu keberhasilan pertunjukan adalah tata cahaya. Dikutip dari Apresiasi Seni 2 untuk SMA Kelas XI, Margono dan Kawan-kawan (2007:144), penataan cahaya adalah pengaturan atau penataan sinar dari alat-alat sinar tersebut.
Sedangkan fungsi tata cahaya pada seni pertunjukan adalah:
Menerangi
Menerangi berarti menggunakan lampu-lampu untuk menghilangkan kegelapan sehingga semua yang ada di panggung, baik properti maupun pemain dapat terlihat. Pada fungsi ini cahaya diharapkan merata ke seluruh bagian panggung.
Menyinari
Berbeda dengan menerangi, menyinari berarti sinar lampu diarahkan ke tempat atau sisi tertentu agar memunculkan efek yang sesuai dengan skenario. Dengan demikian, cahaya tidak harus menerangi seluruh panggung atau pemain.
Contohnya, untuk memunculkan efek dramatis pada sebuah konser musik, kadang sinar hanya menyorot pada penyanyi utama atau pemain musik yang sedang berimprovisasi.
Membantu membangun karakter yang dibawakan pemain
Suasana sekitar akan sangat membantu pemain menjiwai karakter yang dibawakan. Misalnya untuk karakter yang penuh penderitaan, maka tata cahaya di atas panggung teater harus ikut meredup.
Penyesuaian karakter tidak hanya terjadi dalam pertunjukan teater. Pada pertunjukan musik, tata cahaya juga harus bisa menyesuaikan dengan karakter lagu yang dibawakan.
Menentukan keadaan
Tata cahaya bisa dijadikan patokan terjadinya perubahan keadaan. Misalnya dari siang ke malam atau dari musim kemarau ke musim penghujan. Misalnya untuk penggambaran musim penghujan, tata cahaya bisa diatur seolah-olah ada kilat.
Menambah nilai artistik
Sekarang ini, pertunjukan seni musik atau konser tidak hanya fokus dengan bagian panggung tempat para seniman berdiri, melainkan juga latarnya.
Latar konser tidak lagi hanya berupa layar penutup tapi juga berfungsi sebagai media permainan lampu dalam bentuk grafik.
Baca juga: 7 Jenis Panggung dalam Pertunjukan Seni
Itulah fungsi tata cahaya pada seni pertunjukan. Pengaturan tata cahaya juga membutuhkan jiwa seni agar ikut menambah nilai pertunjukan tersebut. (lus)
