Konten dari Pengguna

5 Jenis Penelitian Deskriptif beserta Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

jenis penelitian deskriptif. Sumber: unsplash.com/Vasily Koloda
zoom-in-whitePerbesar
jenis penelitian deskriptif. Sumber: unsplash.com/Vasily Koloda

Skripsi adalah ujian akhir yang menentukan kelulusan mahasiswa jenjang sarjana. Ada banyak jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi salah satunya adalah deskriptif. Jenis penelitian deskriptif umumnya berupa gambaran objek secara mendalam.

Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk menjawab dan memecahkan masalah yang terjadi di sekitar. Mahasiswa perlu mengumpulkan banyak data agar bisa menjawab permasalahan yang ada.

Jenis Penelitian Deskriptif

jenis penelitian deskriptif. Sumber: unsplash.com/Jeshoots.com

Mengutip dari laman Sampoerna University, sampoernauniversity.ac.id, bahwa terdapat 5 jenis penelitian deskriptif yaitu deskriptif analitik, deskriptif korelasional, deskriptif verifikatif, kualitatif, dan kuantitatif. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Deskriptif Analitif

Deskriptif analitik adalah jenis penelitian yang berfungsi untuk mendapatkan data-data secara mendalam. Data-data yang diperoleh oleh mahasiswa tersebut memiliki makna sehingga bisa berpengaruh pada substansi penelitian secara menyeluruh.

2. Deskriptif Korelasional

Pengertian deskriptif korelasional adalah penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait variable penelitian yang sedang diuji mahasiswa.

3. Deskriptif Verifikatif

Sedangkan deskriptif verifikatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menjabarkan sebuah masalah secara sistematik dan akurat dengan mengandalkan fakta-fakta di lapangan.

4. Deskriptif Kualitatif

Penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan tujuan mendapatkan fakta terkait fenomena yang dibahas melalui data-data di lapangan. Data-data yang dikumpulkan bersifat apa adanya.

5. Deskriptif Kuantitatif

Jenis penelitian terakhir adalah deskriptif kuantitatif yang berarti melakukan riset dengan angka. Penjelasan yang ditulis dalam tugas akhir berupa angka dan tentunya menjawab masalah yang dibahas.

Ciri-ciri Penelitian Deskriptif

jenis penelitian deskriptif. Sumber: unsplash.com/Josefa Ndiaz

Agar mahasiswa mengerti mengenai penelitian deskriptif, bisa memahami ciri-cirinya sebagai berikut.

1. Terdapat Hubungan Sebab dan Akibat

Penelitian deskriptif memiliki hubunga sebab akibat yang akan dijabarkan dengan jelas oleh peneliti. Setelah mahasiswa selesai melakukan penelitian, hasilnya bisa dibaca oleh pembaca.

2. Hasil Sesuai Data di Lapangan

Ciri-ciri kedua adalah data yang dipaparkan dalam tugas akhir harus sesuai dengan data yang didapatkan di lapangan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menggambarkan dengan jelas tentang data tersebut.

3. Bisa Penelitian di Mana Saja

Adapun ciri-ciri berikutnya adalah cakupan lokasi penelitian mahasiswa lebih luas karena sifatnya fleksibel. Hal ini akan memudahkan peneliti dalam memilih lokasi penelitian.

Baca Juga: Kajian Teori: Pengertian, Cara Membuat, dan Contohnya

Kelima jenis penelitian deskriptif tersebut sama-sama memaparkan bagaimana kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Dalam penulisannya, mahasiswa perlu mencatumkan data yang akurat. (GTA)