5 Penyebab Betis Besar dan Cara Mengatasinya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyebab betis besar pada kaki selalu membuat wanita penasaran. Umumnya wanita mengidamkan betis ramping dan jenjang. Tapi apa daya, sebagian wanita memiliki betis yang besar dan ingin mengecilkannya.
Meski banyak wanita yang mengenakan busana tertutup, memiliki betis yang langsing merupakan kepuasan terhadap diri sendiri. Karena itu, penyebab betis besar penting untuk diketahui.
Penyebab Betis Besar pada Kaki
Ada beberapa penyebab betis besar yang memerlukan cara mengatasi yang berbeda pula. Berikut penjelasannya:
1. Faktor Genetik
Dikutip dari Fitness: Gak Main-main Manfaatnya, Gak Main-main Hasilnya, Coach Tobias (2013:41), faktor genetik menentukan distribusi sel lemak. Ada orang yang betisnya paling berlemak dibandingkan bagian tubuh lain. Sedangkan orang lain bisa berbeda.
Faktor genetika harus diterima dengan ikhlas, namun bukan berarti menyerah. Olah raga akan membuat posturnya bagus meski tidak bisa seramping yang diharapkan.
2. Hormon
Hormon memengaruhi penimbunan atau pembakaran lemak pada bagian-bagian tubuh tertentu. Jika hormon memengaruhi, maka fokus melatih betis agar mengecil tidak akan membuahkan hasil.
Buku di atas menganjurkan agar fokus melakukan pembakaran lemak di tubuh secara keseluruhan untuk mendapatkan hasil secara menyeluruh, termasuk bagian betis.
3. Kurang Gerak
Sibuk di rumah memang tidak sama dengan olah raga sehingga efeknya tidak terlalu terlihat. Namun bergerak tetap lebih baik daripada lama berdiam.
Jika bekerja di depan laptop, bunyikan alarm sebagai peringatan berjalan di sekitar ruangan tiap satu jam. Ibu yang sedang memasak juga sering tidak sadar telah berdiri lama tanpa menggerakkan badan, khususnya bagian kaki.
Usahakan berjalan kaki untuk bepergian jika memungkinkan. Banyak orang Indonesia yang begitu bergantung pada sepeda motor meski hanya untuk ke warung di gang sebelah.
4. Kurang Olah raga
Olah raga akan berdampak sangat banyak bagi kesehatan dan tampilan betis. Skipping, jogging atau jalan cepat yang dilakukan secara rutin akan membuahkan hasil. Luangkan waktu satu jam per hari, tiga kali seminggu, maka pelan-pelan betis akan mengencang.
Olah raga yang terbaik adalah yang menggerakkan seluruh tubuh, tidak hanya fokus pada cara mengecilkan betis. Jika olah raga dilakukan secara rutin dan menyeluruh, maka tiap jengkal bagian tubuh akan terkoreksi dengan sendirinya.
5. Pola Makan
Selain perawatan tubuh bagian luar, bagian dalam tubuh juga harus mendapat perhatian melalui makanan yang bergizi. Kurangi makanan berlemak, gula, garam dan gorengan.
Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran terutama yang mengandung vitamin C. Kekurangan vitamin C dapat membuat betis sering terasa nyeri.
Baca juga: 3 Penyebab Kaki Kram Saat Tidur dan Cara Mengatasinya
Itulah penyebab betis besar dan cara mengatasinya. Betis yang indah memang idaman semua orang tapi tubuh yang sehat lebih utama. (lus)
