Konten dari Pengguna

5 Pertanyaan Tentang Anemia dan Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pertanyaan tentang anemia. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pertanyaan tentang anemia. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Mencari tahu pertanyaan tentang anemia bisa membantu seseorang untuk menghindari atau mencegah gangguan yang sering terjadi pada tubuh manusia. Jadi, informasi tersebut penting untuk diketahui.

Istilah anemia erat kaitannya dengan kadar darah pada tubuh. Istilah tersebut berasal dari bahasa Yunani yaitu an- yang berarti tidak ada dan haima yang berarti darah.

Pertanyaan Tentang Anemia Secara Umum dan Jawabannya

Ilustrasi pertanyaan tentang anemia. Sumber: Pexels/Andrea Piacquadio

Memperhatikan kesehatan tubuh sangatlah penting. Hal ini bisa membuat seseorang terhindar dari berbagai macam penyakit yang dapat menghambat aktivitas sehari-hari, contohnya seperti anemia.

Anemia adalah bahasa medis yang menggambarkan bahwa tubuh kekurangan darah. Untuk mengetahui informasi mengenai anemia, simak pertanyaan tentang anemia berikut ini.

1. Apa yang dimaksud dengan anemia?

Dikutip dalam buku Anemia pada Remaja dan Cara Mengatasinya oleh Sri Yanniarti, SST,. M. Keb., dkk( 2024:4) anemia adalah suatu keadaan tubuh dengan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dibanding nilai normal. Anemia biasanya disebut juga kurang darah, tepatnya adalah kekurangan jumlah sel darah merah (eritrosit).

2. Apa saja gejala anemia?

Gejala anemia dapat bervariasi tergantung dari penyebabnya. Umumnya anemia memiliki gejala di antaranya yaitu:

  • Lemah, letih, lesu, lelah, dan lalai.

  • Kulit, gusi, atau kuku pucat serta kukuh rapuh.

  • Pusing, terutama saat aktif atau berdiri.

  • Sakit kepala.

  • Bagian tangan dan kaki sering merasa kedinginan.

  • Detak jantung yang sangat cepat atau tidak teratur.

  • Nyeri dada.

  • Sulit berkonsentrasi.

3. Apa penyebab seseorang terkena anemia?

Anemia atau kurang darah dapat disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya:

  • Kekurangan zat besi, vitamin B12, vitamin B9, vitamin B12, vitamin C, seng, dan protein.

  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang menghambat penyerapan zat besi, seperti kopi dan teh.

  • Gangguan produksi sel darah merah.

  • Kehilangan darah yang berlebihan.

  • Faktor genetik, seperti penyakit kelainan darah bawaan.

  • Penyakit infeksi, seperti hepatitis, malaria, dan Toxoplasmosis.

  • Pengaruh obat-obatan dan zat kimia.

  • Menstruasi berat yang dialami perempuan.

4. Siapa yang berisiko terkena anemia?

Anemia bisa terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada remaja perempuan. Ini karena masa remaja merupakan periode pertumbuhan dan perkembangan yang cepat sehingga membutuhkan lebih banyak zat besi.

Selain itu gangguan haid yang lebih lama atau lebih banyak dari biasanya juga dapat menyebabkan anemia pada remaja perempuan.

5. Bagaimana cara mengatasi anemia?

Bagi seseorang yang terkena anemia atau kekurangan darah dapat mengatasinya dengan cara:

  • Mengonsumsi makanan kaya zat besi, contohnya daging merah, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, atau ikan.

  • Mengonsumsi makanan atau suplemen tinggi vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi.

  • Mengonsumsi makanan kaya protein hewani untuk mentransportasikan besi di dalam darah.

  • Mengonsumsi makanan kaya vitamin A untuk meningkatkan pembentukan sel darah merah.

  • Minum suplemen asam folat dan vitamin B12 atau tablet tambah darah (TTD).

Jika dirasa pembaca mengalami kekurangan darah pertanyaan tentang anemia di atas bisa pembaca gunakan sebagai panduan. Jika anemia sudah parah, segera periksakan diri ke pusat kesehatan terdekat. (MRZ)

Baca juga: Pertanyaan Tentang Hipertensi dalam Kesehatan