50 Contoh Penerapan Norma Agama dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Norma agama merujuk pada aturan atau pedoman moral yang diakui oleh suatu agama dan diikuti oleh para penganutnya. Norma agama didasarkan pada ajaran atau akidah suatu agama. Lantas apa saja contoh penerapan norma agama dalam kehidupan sehari-hari?
Adanya norma agama menjadikan manusia agar lebih baik dalam bersikap, termasuk menjauhi larangan-larangan Tuhan Yang Maha Esa dan melaksanakan perintah-perintah-Nya. Norma ini mengarah langsung kepada hati manusia.
Pengertian Norma Agama
Norma merupakan petunjuk-petunjuk hidup atau peraturan-peraturan untuk menciptakan ketertiban di dalam masyarakat. Terdapat empat macam norma salah satu di antaranya yaitu norma agama.
Dikutip dalam buku Kewarganegaraan: Pelajaran Kewarganegaraan untuk SMP kelas VII oleh Mochlisin (2007:5) norma agama merupakan suatu petunjuk hidup yang berasal dari Tuhan bagi penganutnya agar seseorang mematuhi segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Jadi, norma agama berisikan peraturan-peraturan hidup yang diterima sebagai perintah, larangan, dan anjuran yang berasal dari Tuhan.
Sebagian besar norma agama bersifat umum (universal). Artinya bahwa norma berlaku bagi seluruh golongan manusia di dunia terlepas dari agama yang dianutnya. Contohnya semua agama mengajarkan agar umatnya tidak mencelakai orang lain.
Contoh Penerapan Norma Agama dalam Kehidupan Sehari-hari
Banyak contoh penerapan norma agama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Adapun contohnya sebagai berikut.
1. Contoh Norma Agama di Lingkungan Keluarga
Contoh norma agama yang dapat diterapkan dalam keluarga yaitu:
Berdoa sebelum tidur, makan, minum, hingga sebelum keluar rumah.
Membaca kitab suci di rumah dan menerapkannya di lingkungan keluarga.
Berbakti kepada orang tua.
Selalu menghormati kedua orang tua, kakak, adik, maupun orang yang berada di lingkungan keluarga.
Senantiasa bertegur sapa dan ramah antar sesama anggota keluarga.
Tidak menghina dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada anggota keluarga lain.
Menghargai proses ibadah yang dilakukan oleh anggota keluarga lain.
Tetap melaksanakan ibadah wajib di sela-sela menjalankan aktivitas sehari-hari.
Tidak melakukan kekerasan secara fisik ke anggota keluarga.
Tidak berbohong pada orang tua dan anggota keluarga lainnya.
Tidak iri atau dengki ke anggota keluarga.
Tidak menipu dan memfitnah anggota keluarga lain demi warisan.
Tidak melakukan tindakan semena-mena kepada anggota keluarga.
Tidak melakukan hubungan seksual atau berzina dengan anggota keluarga.
2. Contoh Norma Agama di Sekolah
Contoh norma agama yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah yaitu:
Berdoa sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar.
Menjalankan syariat atau perintah agama, seperti shalat dan beribadah lainnya sesuai dengan kepercayaan masing-masing di lingkungan sekolah.
Mempelajari dasar ilmu agama masing-masing di sekolah.
Bersikap jujur kepada teman, guru, dan orang-orang yang ada di lingkungan sekolah.
Tidak mencuri barang milik orang lain.
Menjaga fasilitas dan kebersihan lingkungan sekolah, karena kebersihan merupakan sebagian dari iman.
Menghormati dan menghargai teman yang memiliki perbedaan keyakinan atau agama di lingkungan sekolah.
Tidak menghina, mencaci, serta merendahkan teman-teman dan guru atas nama agama.
Mempersilahkan teman untuk melaksanakan ibadahnya.
Mencegah teman untuk melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama.
Menghindari candaan yang berkaitan dengan perbedaan keyakinan dan agama di lingkungan sekolah.
Tidak menyebar fitnah atau berita bohong tentang agama lain di lingkungan sekolah.
Tidak melakukan tindakan kekerasan, pencabulan, atau perzinaan antarsesama warga sekolah.
Tidak mengonsumsi minuman keras atau alkohol di dalam kelas maupun di lingkungan sekolah.
Menjauhi diri dari penggunaan obat-obat terlarang seperti narkoba di lingkungan sekolah.
Menghormati guru-guru di lingkungan sekolah, karena semua agama memerintahkan demikian.
3. Contoh Norma Agama di Masyarakat
Contoh norma agama yang dapat diterapkan di lingkungan masyarakat yaitu:
Membaca kitab suci dan menerapkannya untuk hidup bermasyarakat.
Menghargai ibadah masing-masing umat beragama.
Saling menghormati hari besar agama lain, seperti hari Idul Fitri, Nyepi, Natal, dan hari besar lainnya di lingkungan masyarakat.
Menghormati keyakinan agama orang lain di lingkungan masyarakat dan menjaga toleransi antar agama.
Berbuat baik kepada siapapun.
Berbicara dan berperilaku dengan sopan santun ke tetangga atau warga lainnya.
Menolong sesama, terutama jika ada orang yang sedang membutuhkan bantuan.
Menghargai serta menghormati orang lain.
Tidak melakukan perzinaan di lingkungan masyarakat.
Tidak menganiaya atau membunuh orang lain.
Menjaga kebersihan rumah ibadah masing-masing yang ada di lingkungan masyarakat.
Senantiasa berbicara dan berperilaku sopan dan santun dengan warga masyarakat.
Tidak menggunakan kata-kata kasar, menghujat, atau berbicara kasar kepada orang lain di lingkungan masyarakat.
Menjaga dan merawat hewan dan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan masyarakat.
Menghindari konflik, kekerasan, atau tindakan negatif lainnya yang merugikan orang lain.
Menjaga kesehatan tubuh, termasuk menghindari kebiasaan yang merusak kesehatan seperti penggunaan narkoba atau alkohol.
Tidak membunuh orang lain demi mencari keuntungan semata.
Tidak menipu orang lain demi uang.
Tidak merasa iri dan dengki terhadap keberhasilan orang lain.
Tidak melakukan perjudian.
Baca juga: 10 Contoh Penerapan Norma Hukum beserta Pengertiannya
Demikian ulasan mengenai 50 contoh penerapan norma agama yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya norma agama diharapkan manusia menjadikan agama sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (MRZ)
