6 Akibat Letak Matahari yang Berbeda Posisi Sepanjang Waktu

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Akibat letak matahari yang berbeda posisi memengaruhi kehidupan manusia di berbagai belahan bumi. Letak matahari yang berbeda-beda membuat masyarakat mengira bahwa matahari bergerak mengelilingi bumi.
Namun, para ahli telah membuktikan bahwa bukan seperti itu yang terjadi. Untuk menjelaskannya, para guru di sekolah juga membuat simulasi yang mudah dipahami siswa.
Akibat Letak Matahari yang Berbeda Posisi
Letak matahari yang berbeda posisi dari waktu ke waktu merupakan hasil dari gerak semu matahari, yaitu bukan matahari sebagai pusat tata surya yang mengelilingi bumi, melainkan bumi yang berotasi dan berevolusi.
Rotasi adalah pergerakan bumi pada porosnya, sedangkan revolusi adalah pergerakan bumi mengililingi matahari.
Dikutip dari Buku Ajar Energi Baru dan Terbarukan, Arridina Susan Silitonga dan Husin Ibrahim (2020:13), akibat letak matahari yang berbeda posisi tersebut adalah:
Terjadinya fenomena aphelion dan perihelion.
Aphelion adalah jarak bumi dengan matahari, sedangkan perihelion adalah jarak terdekat bumi dengan matahari.
Ini terjadi karena bentuk bumi yang elips sehingga jarak bumi dan matahari tak selalu sama.
Terjadinya siang hari dan malam hari.
Ini terjadi akibat rotasi bumi sehingga ada bagian yang menghadap matahari sebagai satu-satunya sumber cahaya bumi (siang) dan ada bagian lain tidak menghadap matahari (malam).
Terjadinya perbedaan lama siang hari dan malam hari.
Perbedaan ini terjadi akibat kombinasi revolusi bumi dan bentuk elips bumi, yaitu
Periode 21 Maret - 23 September: Kutub utara lebih dekat dengan matahari sehingga matahari di kutub utara bersinar lebih lama.
Periode 23 September - 21 Maret: Kutub selatan lebih dekat dengan matahari sehingga matahari di kutub selatan bersinar lebih lama.
Adanya perbedaan musim.
Perbedaan musim, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur terjadi di belahan bumi utara dan selatan dalam periode yang berbeda. Sedangkan di khatulistiwa hanya terdapat musim kemarau dan penghujan karena matahari bergeser sedikit saja.
Adanya perbedaan waktu di berbagai belahan bumi.
Pusat waktu terletak pada busur nol derajat di Greenwich, Inggris. Setiap selisih 15 derajat pada bumi akan menyebabkan perbedaan waktu satu jam. Belahan bumi sebelah timur akan mendahului waktu dari belaham bumi sebelah barat.
Dibuatnya kalender Masehi.
Kalender Masehi dibuat berdasarkan revolusi bumi, yaitu 365,25 hari atau dibulatkan 365. Setiap empat tahun, jumlah hari menjadi 366 atau tahun kabisat.
Baca juga: Mengenal Lapisan Udaya yang Paling Dekat dengan Permukaan Bumi
Akibat letak matahari yang berbeda posisi membuat manusia harus menyesuaikan aktivitas dengan kondisi alam. Manusia adalah makhluk yang mudah beradaptasi sehingga akibat perbedaan posisi matahari tersebut bisa diatasi. (lus)
