Konten dari Pengguna

Mengenal Lapisan Udara yang Paling Dekat dengan Permukaan Bumi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lapisan udara paling dekat dengan permukaan bumi. Sumber: Pixabay / kordi_vahle
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lapisan udara paling dekat dengan permukaan bumi. Sumber: Pixabay / kordi_vahle

Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelimuti bumi. Atmosfer tersusun dari beberapa lapisan, yang masing-masing memiliki karakteristik dan ketebalan yang berbeda-beda. Adapun lapisan udara yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah troposfer.

Atmosfer terdiri atas kumpulan gas, antara lain gas nitrogen sebesar 78%, oksigen sebesar 20,95%, argon sebesar 0,93%, karbondioksida sebesar 0,03%, dan neon sebesar 0,03%. Ketinggian lapisan atmosfer mencapai lebih dari 1.000 km.

Ketahui Lapisan Udara yang Paling Dekat dengan Permukaan Bumi

Ilustrasi lapisan udara yang paling dekat dengan permukaan bumi. Sumber: Pixabay / jplenio

Atmosfer sering disebut sebagai selimut bumi. Atmosfer terdiri dari beberapa lapisan, yang meliputi lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer.

Lapisan udara yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah lapisan troposfer. Adapun ciri-ciri troposfer seperti dikutip dari buku Serial Ilmu Pengetahuan Populer: Langit, Sema Gul, (2007: 10), adalah sebagai berikut:

  1. Lapisan troposfer merupakan lapisan yang paling tipis jika dibandingan dengan lapisan atmosfer yang lain.

    Ketinggian lapisan troposfer di permukaan bumi pun tidak sama. Di sekitar garis ekuator (khatulistiwa), ukurannya lebih tebal, yaitu sekitar 16-18 km. Sementara itu, ketinggian lapisan troposfer di daerah kutub hanya sekitar 8 km.

    Penyebab perbedaan ketebalan lapisan troposfer di permukaan bumi ini adalah karena pengaruh panas yang menyebabkan pergerakan udara dari garis ekuator mengarah ke atas, sedangkan di kutub pergerakan udara mengarah ke bawah.

    Selain itu, gaya tarik-menarik bumi di kutub lebih besar. Inilah yang menyebabkan lapisan troposfer di daerah kutub menjadi lebih tipis.

  2. Sekitar 75% gas yang berada di atmosfer dan seluruh uap air berada di lapisan ini.

  3. Perubahan cuaca dan iklim bumi dapat dilihat pada lapisan ini.

    Beberapa peristiwa yang terjadi di lapisan troposfer, antara lain, awan, hujan, petir, tekanan udara, dan kelembaban udara. Troposfer juga menjadi tempat mengudaranya pesawat terbang.

  4. Pada lapisan troposfer berlaku hukum gradien geothermis, yaitu semakin tinggi suatu tempat, suhunya akan menjadi semakin dingin.

    Setiap kenaikan ketinggian 100 m terjadi penurunan suhu sekitar 0,6°C - 1°C. Hal ini terjadi karena sinar matahari yang terpantul dari bumi menyebabkan suhu lapisan troposfer menjadi panas. Oleh sebab itu, semakin ke atas, suhunya akan semakin dingin.

Baca juga: Karakteristik Lapisan Atmosfer, dari Troposfer hingga Eksosfer

Demikianlah penjelasan singkat mengenai atmosfer atau lapisan udara yang menyelimuti bumi. Lapisan udara yang paling dekat dengan permukaan bumi adalah troposfer. Dengan demikian, troposfer bisa juga disebut sebagai atmosfer bagian bawah. (ARN)