Konten dari Pengguna

6 Contoh Etika Bisnis, Teori, dan Prinsipnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh etika bisnis. Sumber: Unsplash/Cherrydeck
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh etika bisnis. Sumber: Unsplash/Cherrydeck

Dalam menjalankan bisnis, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, salah satunya etika bisnis. Ada beberapa contoh etika bisnis yang perlu diperhatikan seperti hadir tepat waktu saat melakukan pertemuan dengan klien.

Dikutip dari Buku Aqidah dan Etika dalam Biologi, Drs. Safrida, S.Pd., M.Si dkk, (2017: 178), etika adalah pengetahuan tentang perilaku yang benar dalam suatu profesi. Etika ini sangat penting, dan diperlukan supaya perusahaan memiliki kinerja yang baik.

6 Contoh Etika Bisnis

Ilustrasi contoh etika bisnis. Sumber: Unsplash/Linkedln Sales

Tidak hanya sekadar tentang penjualan, dan keuntungan saja. Dalam bisnis juga diperlukan etika bisnis demi kelancaran suatu bisnis yang tengah dijalankan.

Berikut ini beberapa contoh etika bisnis tersebut.

1. Menyebut Nama Partner Bisnis dengan Sopan

Ketika bertemu dengan partner bisnis, sebutlah namanya dengan sopan dan juga baik. Selalin itu, berperilakulah dengan baik dan juga bersikap sopan. Misalnya, dengan berjabat tangan sambil menyebut nama mitra kerja.

2. Jujur

Kejujuran adalah salah satu etika yang perlu dilakukan oleh semua pelaku bisnis. Kejujuran merupakan sikap penting yang harus dimiliki supaya masyarakat dapat percaya, dan juga yakin dengan usaha yang tengah dijalankan.

3. Sikap Baik

Sikap baik dapat membuat pelanggan, dan juga partner bisnis menjadi senang. Sikap ini dapat ditunjukkan dengan banyak hal, seperti bersikap ramah, berkata sopan, dan bahasa tubuh yang baik kepada pelanggan.

4. Hadir Tepat Waktu

Ketika ada janji dengan mitra bisnis, usahakan untuk datang tepat waktu. Jangan sampai membuat partner bisnis menunggu, karena dapat membuat citra diri atau perusahaan menjadi buruk.

Apabila terlambat, jangan lupa juga untuk minta maaf atau sebutkan alasannya. Namun, tetap untuk mengusahakan datang tepat waktu atau lebih awal dari waktu janji temunya.

5. Menjaga Data Pelanggan

Di era digital seperti saat ini, data pelanggan merupakan sesuatu yang harus dijaga dan dihormati pelaku bisnis. Beberapa data tersebut, misalnya seperti nama, alamat email, nomor telepon, dan juga beberapa informasi penting lainnya.

Gunakan data pelanggan dengan baik, jangan sampai disalahgunakan, sehingga berdampak kepada kepercayaan pelanggan atau partner bisnis.

6. Mengucapkan Terima Kasih

Supaya dapat membangun citra diri dan perusahaan yang baik, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mitra kerja saat pertemuan. Contohnya, ucapkan terima kasih, karena telah menerima undangan dan juga sanggup menghadiri pertemuan.

Teori Etika Bisnis dan Prinsipnya

Ilustrasi contoh etika bisnis. Sumber: Unsplash/Krakenimages

Teori bisnis digunakan untuk menilai benar atau tidaknya sebuah Keputusan moral. Ada empat teori bisnis, yaitu:

  • Utlitarianisme

  • Deontologi

  • Teori hak

  • Teori keutamaan

Sedangkan untuk prinsip dalam etika bisnis yang perlu dijalankan perusahaan, di antaranya sebagai berikut:

  • Prinsip saling menguntungkan

  • Prinsip kejujuran

  • Prinsip otonomi

  • Prinsip keadilan

Baca juga: 5 Macam-macam Laporan Keuangan untuk Bisnis

Itulah contoh etika bisnis, teori dan prinsipnya yang sangat penting untuk melancarkan bisnis. (ERI)