Konten dari Pengguna

6 Contoh Hewan Invertebrata dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Hewan Invertebrata. Sumber: Pexels/HEIDI Petersen
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Hewan Invertebrata. Sumber: Pexels/HEIDI Petersen

Dalam ilmu biologi, ada kelompok hewan invertebrata. Berbeda dengan vertebrata yang memiliki tulang belakang, invertebrata adalah hewan yang tidak memiliki ruas tulang belakang. Contoh hewan invertebrata diketahui ada banyak sekali di darat maupun perairan.

Invertebrata dapat dijadikan sebagai bioindikator (petunjuk kualitas lingkungan) karena hidup mereka menetap dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain, hewan ini berpengaruh langsung terhadap lingkungan.

Contoh Hewan Invertebrata

Ilustrasi Contoh Hewan Invertebrata. Sumber: Pexels/Edgar Arroyo

Menurut, Journal of Fisheries and Marine Research Vol.3, Luthfi O.M dan tim (2018:138), invertebrata merupakan kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang, dan mencakup 95% dari semua hewan yang telah diindentifikasi dan persebarannya paling luas dengan keunikan ekosistem.

Hewan intvertebrata berdarah dingin, yang artinya tinggi rendah suhu tubuh bergantung pada atmosfer sekitarnya. Kelompok hewan ini pada umumnya bertubuh lunak yang dan memiliki rangka luar yang keras sebagai pelindung tubuhnya.

Invertebrata terbagi menjadi beberapa golongan yaitu porifera, cnidaria, ctenophora, platyhelminthes, aschelminthes, annelida, arthropoda, mollusca dan echinodermata.

Dari penjelasan tentang tersebut, berikut contoh hewan invertebrata.

1. Siput

Hewan siput dilindungi oleh cangkang atau sejenisnya untuk melindungi tubuhnya yang lunak. Hewan yang biasa ditemukan di dekat perairan ini bergerak menggunakan otot perutnya, karena tidak memiliki alat gerak. Apabila merasa terancam cangkang berfungsi sebagai rumah untuk bersembunyi.

2. Gurita

Gurita memiliki tentakel untuk bergerak dan memiliki tekstur yang lunak. Hewan ini tidak bernafas menggunakan paru-paru, melainkan menyedot air ke dalam rongga mantel melalui kedua buah insang dan disemburkan keluar melalui tabung siphon.

3. Laba-Laba

Laba-laba termasuk golongan arthropoda. Hewan yang bisa mengeluarkan jaring dari tubuhnya ini, sering kali dianggap sebagai serangga oleh banyak orang. Nama latinnya adalah Araneae.

4. Ubur-ubur

Ubur-ubur tidak memiliki tulang belakang. Bagian tubuhnya terdiri atas tabung dan mulut, lengkap dengan tentakel. Hewan ini memiliki panjang 25 cm hingga 45 cm. Makanannya adalah mollusca kecil dan plankton.

5. Tiram Mutiara

Tiram mutiara bernama latin Pinctada maxima secara taksonomi dimasukkan ke dalam hewan berjenis invertebrata, yang berarti hewan tidak bertulang belakang dan filum Mollusca yang berarti bertubuh lunak.

6. Udang

Udang termasuk dalam kelompok hewan Crustacea (udang-udangan), salah satu cirinya bagian kepala dan dada menyatu. Jenis udang sendiri ada lebih dari 2000 spesies dan umumnya besar tubuhnya berkisar antara 2 cm sampai 23 cm. Dari anatominya, hewan ini memiliki 10 pasang kaki 2 antena sensor.

Ciri-Ciri Hewan Invertebrata

Ilustrasi Contoh Hewan Invertebrata. Sumber: Pexels/Ashley Christiano

Ciri-ciri hewan invertebrata ini membedakan dengan hewan lainnya sehingga penting untuk diketahui. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Invertebrata tidak memiliki tulang kerangka dalam yang cukup keras dan gerakan invertebrata cenderung lambat.

  • Tubuh hewan tak bertulang belakang dibagi menjadi tiga bagian yaitu perut, dada, dan kepala. Mereka juga tidak memiliki sistem respirasi seperti paru-paru, melainkan diganti dengan kulit.

  • Invertebrata bereproduksi jantan dan betina pada umumnya.

  • Invertebrata didominasi oleh serangga.

  • Invertebrata merupakan organisme yang tidak memiliki dinding sel.

Baca Juga: 9 Contoh Hewan Avertebrata dan Ciri-cirinya

Demikian penjelasan tentang contoh hewan invertebrata, dengan mengetahui contoh dan ciri-cirinya diharapkan menambah wawasan dalam ilmu biologi. (DVA)