Konten dari Pengguna

6 Contoh Teater Boneka yang Ada di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh teater boneka. Sumber: unsplash.com/LightenUp.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh teater boneka. Sumber: unsplash.com/LightenUp.

Contoh teater boneka yang ada di Indonesia menunjukkan kekayaan seni dan budaya Nusantara yang sangat beraneka ragam. Teater boneka adalah seni teater yang unik karena dalang memainkan beberapa karakter sekaligus.

Boneka dalam seni teater bukan berarti boneka berbulu seperti yang dimainkan anak-anak. Teater boneka dalam seni teater tidak merujuk ke pertunjukan anak-anak meski bisa saja bertema anak-anak.

Contoh Teater Boneka di Indonesia

Ilustrasi contoh teater boneka. Sumber: unsplash.com/HudaHilal.

Dikutip dari Pembudayaan Literasi Seni di SD, Mansurdin (2020:69), secara garis besar, seni teater bisa dimainkan oleh orang atau boneka. Cakupan seni teater memang cukup luas.

Sedangkan berdasarkan media yang digunakan, seni teater terdiri dari teater boneka, drama musikal, teater dramatik, teatrikalisasi puisi, teater gerak, dan teater tradisional. Indonesia memiliki banyak teater boneka yang dimainkan di berbagai daerah.

Berikut adalah contoh teater boneka di Indonesia yang sudah banyak dikenal masyarakat:

1. Wayang Kulit

Umumnya wayang kulit bercerita tentang Ramayana atau Mahabarata. Wayang kulit memerlukan persiapan yang matang dan pendukung yang banyak, antara lain seniman pembuat wayang, karawitan dan dalang.

2. Wayang Golek

Kisah wayang golek hampir serupa dengan wayang kulit, namun bentuk wayangnya berbeda karena wayang golek terbuat dari kayu. Wayang golek banyak dimainkan di Jawa Barat, sedangkan wayang kulit dimainkan di Yogyakarta, Jateng dan Jatim.

3. Wayang Cepak

Bentuk wayang cepak mirip dengan wayang golek. Hanya saja cerita wayang cepak berkisar tentang babad. Wayang cepak berkembang di seputar Cirebon.

4. Wayang Klitik

Bentuk wayang klitik mirip wayang kulit tapi tidak terbuat dari kulit, melainkan dari kayu tipis sehingga tampak memiliki volume.

5. Wayang Suluh

Wayang suluh terbuat dari kulit seperti wayang kulit, namun tokohnya menggambarkan masyarakat saat ini. Misalnya, pak lurah, bu guru bahkan Batman. Wayang ini berkembang pada masa orde baru sebagai media penyuluhan.

6. Wayang Kontemporer

Wayang ini diwakili oleh para seniman muda berprestasi. Contohnya adalah Papermoon Puppet Theatre yang membuat boneka dari barang-barang bekas. Contoh lain adalah Bon Puppet yang menjadikan sapu sebagai tokoh utama.

Baca juga: 4 Unsur Teater Tradisional dan Teknik Pementasan

Itulah contoh teater boneka yang ada di Indonesia, baik yang tradisional maupun kontemporer. Kekayaan seni dan budaya Indonesia ini patut didukung dan dilestarikan. (lus)