Konten dari Pengguna

6 Contoh Tembang Gambuh dalam Bahasa Jawa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh tembang gambuh. Sumber: pexels.com/Chuck
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh tembang gambuh. Sumber: pexels.com/Chuck

Contoh tembang gambuh adalah salah satu karya sastra yang masih berkembang sampai saat ini khususnya di masyarakat Jawa. Tembang gambuh bisa disebut dengan karya sastra puisi tradisional dengan makna tertentu tentang kehidupan.

Alasan mengapa seniman membuat tembang gambuh adalah untuk memberikan nasihat kehidupan kepada pembaca khususnya generasi muda. Misalnya, mengenai tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Tembang Gambuh

Ilustrasi contoh tembang gambuh. Sumber: pexels.com/Dina Nasyrova

Mengutip dari buku Belajar Bahasa Daerah Jawa untuk Mahasiswa PGSD dan Guru SD, Rian Damariswara, (2020:127), pengertian tembang adalah vokal lagu dalam bahasa Jawa yang sering disebut dengan nyanyian atau kidung.

Dalam tembang terdapat tiga jenis bagian yaitu tembang gedhe, tembang tengahan, dan terakhir tembang alit. Salah satu jenis tembang yang berkembang di masyarakat adalah tembang gambuh.

Tembang gambuh adalah karya puisi yang berasal dari bahasa jumbuh yang berarti kecocokan, kesepahaman, kebijaksanaan, atau sesuai. Tembang gambuh biasanya berisi nasihat kehidupan agar manusia bisa menjalankan hidup dengan bijaksana.

Contoh Tembang Gambuh

Ilustrasi contoh tembang gambuh. Sumber: pexels.com/Dina Nasyrova

Di bawah ini ada beberapa contoh tembang gambuh yang dibuat oleh seniman dari Jawa yang berisi pesan moral kehidupan.

Contoh 1

Gagare ngunggar kayun

Tan kayungyun mring ayuning kayun

Bangsa anggit yen ginigit nora dadi

Marma den awas den emut

Mring pamurunging lelakon

Contoh 2

Sayekti luwih perlu

Ingaranan pepuntoning laku

Kalakuwan tumrap kang bangsaning batin

Sucine lan awas emut

Mring alaming lama maot

Contoh 3

Pamete saka luyut

Sarwa sareh saliring panganyut

Lamun yitna kayitnan kang miyatani

Tarlen mung pribadinipun

Kang katon tinonton kono

Contoh 4

Kalamun durung lugu

Aja pisan wani ngaku aku

Antuk siku kang mengkono iku laki

Kena uga wenang muluk

Kalamun wus padha melok

Contoh 5

Aja nganti kabanjur

Barang polah ingkang nora jujur

Yen kebanjur sayekti kojur tan becik

Becik ngupayaa iku

Pitutur ingkang sayektos

Contoh 6

Sekar gambuh ping catur

Kang cinatur polah kang kalantur

Tanpa tutur katula-tula katali

Kadaluwarsa kapatu

Kapatuh pan dadi awon.

Contoh tembang gambuh di atas menggunakan bahasa Jawa yang bisa diresapi artinya oleh masyarakat kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (GTA)

Baca Juga: 3 Contoh Tembang Dhandhanggula beserta Artinya