Konten dari Pengguna

6 Fungsi Bank Sentral di Indonesia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 6 fungsi bank sentral di Indonesia. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 6 fungsi bank sentral di Indonesia. Foto: Pexels

Bank sentral adalah penghulu sekaligus bank sebagai lembaga non profit yang melakukan pengawasan terhadap aktivitas perbankan. Hal ini berarti bahwa fungsi bank sentral adalah untuk mengawasi perbankan.

Namun, menurut buku Pengantar Hukum Perbankan di Indonesia oleh Yuhelson (2018:3) menyebutkan bahwa bank sentral adalah lembaga pada suatu negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, mengatur dan mengawasi perbankan, serta menjalankan fungsi sebagai leader of the last resort (LoLR).

Di Indonesia, bank yang memiliki tugas dan menjalankan kewenangan sebagai bank sentral yaitu Bank Indonesia.

Tugas Bank Sentral

Ilustrasi 6 fungsi bank sentral di Indonesia. Foto: Pexels

Bank sentral memiliki tanggung jawab paling besar atas kestabilan moneter di negara tersebut. Bank sentral tentunya memiliki tugas - tugas penting yang berkaitan erat dengan fungsi bank sentral, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Mengatur peredaran uang

  • Mengatur perkreditan

  • Mengatur mata uang agar tetap stabil

  • Mengatur pengerahan dana-dana

  • Mengatur jalannya perbankan

  • Mengajukan pencetakan ataupun penambahan mata uang rupiah

Fungsi Bank Sentral

Ilustrasi 6 fungsi bank sentral di Indonesia. Foto: Pexels

Bank sentral memiliki tanggung jawab dalam menjaga keseimbangan harga dan nilai suatu mata uang di suatu negara. Adapun beberapa fungsi utama dari bank, sentral sebagai berikut.

  1. Fungsi utama bank sentral adalah mengawasi seluruh aktivitas moneter pada suatu negara.

  2. Memelihara cadangan devisa negara, mengawasi berbagai bank kredit, memelihara cadangan bank umum, dan mengawasi bank-bank lainnya.

  3. Memperlancar suatu lalu lintas pembayaran sebagai lembaga yang bertugas mencetak uang kartal serta menyelenggarakan kliring antara bank umum.

  4. Bank sentral disebut sebagai bankir yang memiliki tugas memelihara rekening pemerintah, memberikan pinjaman sementara maupun pinjaman khusus, membantu pembayaran pemerintah pusat ke pemerintah daerah, mengedarkan surat berharga, menerima pembayaran pajak, melakukan jual-beli valuta asing, dan lain-lain.

  5. Sebagai salah satu agen dan penasihat pemerintah dalam hal pengadministrasian dan pengelolaan utang nasional, memberikan informasi dan saran terkait keadaan pasar uang ataupun pasar modal, dan melakukan pembayaran bunga atas utang negara.

  6. Adapun peran khusus dari bank sentral dalam sistem moneter yaitu salah satu sumber peminjaman bagi bank-bank lain dan menjadi sumber terakhir bagi suatu bank untuk mendapatkan pinjaman ketika bank yang bersangkutan mengalami kesulitan likuiditas/utang.

Baca juga: Apa Tugas Pengendalian Moneter dari Bank Sentral? Ini Penjelasannya

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi bank sentral di Indonesia. Semoga informasi yang disampaikan ini mampu memberikan wawasan terhadap bank sentral di suatu negara. (NTA)