Konten dari Pengguna

6 Hewan yang Memiliki Masa Hidup Paling Singkat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat. Sumber: Pixabay/StillWorld
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat. Sumber: Pixabay/StillWorld

Terdapat banyak sekali hewan yang hidup di dunia dengan karakteristik yang berbeda-beda. Seperti 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat yang dijelaskan berikut ini. Kelompok hewan tersebut diketahui memiliki umur yang rata-rata umur lebih pendek dari usia manusia.

Meskipun usianya pendek, perkembangbiakan hewan tersebut sangat cepat dan singkat. Seperti lalat capung yang hidup hanya 24 jam, Gastrotricha hanya 3 hari, nyamuk hanya 7 hari, dan lain-lainnya.

Mengulik 6 Hewan yang Memiliki Masa Hidup Paling Singkat

Ilustrasi 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat. Sumber: Pixabay/birgl

Hewan merupakan makhluk hidup yang dapat ditemukan di darat, air dan udara. Sama halnya dengan manusia, hewan juga memiliki masa hidup. Ada beberapa hewan yang memiliki masa hidup singkat dan ada juga yang memiliki masa hidup panjang.

Masa hidup hewan sejatinya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti metabolisme tubuh, ukuran hewan, reporduksi, dan lain sebagainya. Simak 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat berikut ini.

1. Lalat Capung (24 jam)

Dikutip dalam buku Hidup Sehari Lalu Mati, Catatan Harian Seorang Blogger oleh Mulyono Atmosiswartoputra (2021:55-56) lalat capung atau mayflies merupakan serangga dengan metamorfosis tidak sempurna. Masa hidup hewa ini sebagian besar dihabiskan di dalam air.

Lalat capung berumur pendek yaitu tidak lebih dari 24 jam namun lalat capung betina dapat mengeluarkan 400-3.000 telur di sela-sela waktu hidupya. Telur ini bisa menetas dalam beberapa hari saja.

2. Gastrotricha (3 Hari)

Gastrotricha merupakan hewan dengan bentuk menyerupai cacing. Hewan ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Butuh bantuan mikroskop untuk melihatnya karena hewan ini memiliki ukuran hanya 0,06-3,0 milimeter.

Gastrotricha dapat ditemukan di air tawar dan laut. Struktur tubuh hewan ini transparan dan berenang mengikuti arus. Umur dari Gastrotricha hanya dapat bertahan selama 3 hari.

3. Nyamuk Jantan (10 Hari)

Nyamuk merupakan serangga yang termasuk dalam ordo lalat. Nyamuk menjalani tahap telur, larva, pupa, dan dewasa dalam waktu yang singkat.

Masa hidup nyamuk jantan lebih pendek dari pada nyamuk betina yaitu hanya dalam 10 hari. Begitu nyamuk jantan mencapai usia dewasa, nyamuk biasanya akan hidup selama seminggu.

4. Semut Pejantan (14 Hari)

Semut pejantan atau semut drone merupakan anggota terkecil di dalam koloni semut. Berbeda dengan semut pekerja, semut pejantan menghabiskan hidupnya hanya untuk makan dan bereproduksi. Umur dari semut ini hanya bertahan hingga 14 hari atau 2 minggu.

5. Lalat Tsetse Jantan (14 hingga 21 hari)

Lalat tsetse banyak ditemukan di Afrika dan bisa menularkan penyakit tidur yang disebut sebagai African trypanosomiasis. Lalat ini memiliki panjang berkisar antara 6 hingga 16 mm.

Lalat Tsetse menyerang sistem saraf manusia dan menyebabkan penderitanya mengalami gangguan tidur, koma, bahkan kematian. Lalat tsetse jantan memiliki masa hidup singkat dibanding betina yaitu 2 hingga 3 minggu.

6. Lalat (28 Hari)

Lalat rumah (Musca domestica) adalah serangga paling umum yang sering ditemukan di rumah. Masa hidup lalat rumah hanya terbatas pada jangka waktu singkat yaitu empat minggu. Meski siklus hidupnya yang lebih pendek, setiap lalat betina bertelur hingga 1000 butir.

Itu tadi 6 hewan yang memiliki masa hidup paling singkat mulai kurang dari 24 jam hingga 28 hari saja. (MRZ)

Baca juga: 4 Contoh Hewan Ekolokasi dan Ciri-ciri Khususnya