Konten dari Pengguna

6 Jenis Energi dan Contoh Perubahannya yang Wajib Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi jenis energi dan contoh perubahannya. Sumber: Pixabay/ColiN00B
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jenis energi dan contoh perubahannya. Sumber: Pixabay/ColiN00B

Energi merupakan kebutuhan dasar manusia. Manusia memerlukan energi untuk membantu menjalankan berbagai kegiatan hidup. Jenis energi di antaranya yaitu energi gerak, energi cahaya, energi kimia, energi panas dan lain-lain.

Untuk memenuhi kebutuhan energi, dibutuhkan perubahan menjadi energi yang dapat menggerakkan berbagai perlatan teknologi untuk melakukan berbagai kegiatan hidup manusia. Apa saja jenis energi beserta contoh perubahannya?

Jenis Energi

Ilustrasi jenis energi. Sumber: Pixabay/Karabo_Spain

Dikutip dalam buku Teknologi Tenaga Surya Pemanfaatan dalam Bentuk Energi Panas oleh Sudjito Soeparman (2015:1), energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha, yang berarti semua gerak atau perubahan adalah indikasi adanya energi.

Jenis energi banyak macamnya. Setiap jenis energi selalu memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Berikut jenis energi yang wajib diketahui.

1. Energi Panas

Energi panas adalah suatu energi yang berasal dari panasnya suatu benda. Biasanya energi panas ini juga dikenal dengan “kalor”. Contoh energi panas yaitu matahari, api, minyak bumi, batu bara, dan panas bumi.

2. Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang mengalirkan arus listrik pada suatu benda. Energi listrik ini bisa dikatakan salah satu energi yang tidak bisa dipisahkan dari manusia terutama pada zaman yang sudah modern ini.

3. Energi Kimia

Energi kimia merupakan energi yang keluar sebagai hasil interaksi elektron di mana dua atau lebih atom atau molekul berkombinasi sehingga menghasilkan senyawa kimia yang stabil. Energi kimia hanya dapat terjadi dalam bentuk energi tersimpan.

4. Energi Mekanik

Bentuk transisi dari energi mekanik adalah kerja. Energi mekanik yang tersimpan adalah energi potensial atau energi kinetik. Energi mekanik digunakan untuk menggerakkan atau memindahkan suatu benda.

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda akibat kedudukan atau posisi bendanya. Energi potensial disebut juga dengan energi diam. Sedangkan energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda yang disebabkan oleh tenaga gerak.

5. Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dapat memancarkan cahaya. Energi cahaya misalnya, energi cahaya yang dipancarkan oleh matahari, bintang, api, dan lampu. Matahari adalah sumber energi cahaya terbesar.

Cahaya matahari dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk membuat makanan melalui fotosintesis serta untuk menerangi bumi dan segala isinya di siang hari.

6. Energi Angin

Energi angin adalah energi yang berasal dari angin. Energi angin bisa dikatakan sebagai energi yang sudah disediakan oleh alam. Bahkan sudah sejak 3.500 SM, energi angin sudah digunakan terutama dalam berlayar.

Bahkan, zaman yang semakin maju, membuat energi angin digunakan untuk pembangkit listrik. Perubahan energi terjadi dengan memakai alat yang namanya turbin angin atau kincir angin.

Contoh Perubahan Energi

Ilustrasi contoh perubahan energi. Sumber: Pixabay/Analogicus

Perubahan energi merupakan perubahan satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Seperti energi gerak yang bisa diubah menjadi energi listrik atau energi listrik yang bisa diubah menjadi energi cahaya. Berikut contoh perubahan energi yang dapat diketahui:

  1. Energi panas menjadi energi listrik: Penggunaan listrik dari sumber energi panas bumi (PLTG), pemanfaatan energi uap menjadi Listrik (PLTU).

  2. Energi listrik menjadi energi cahaya: Bola lampu, lampu LED, senter, dan juga laser.

  3. Energi listrik menjadi energi kalor: Setrika, kompor, dan solder.

  4. Energi listrik menjadi energi mekanik (gerak): Menghidupkan kipas angin, mesin cuci, blender, mixer dan bor listrik.

  5. Energi listrik menjadi energi kimia: Peristiwa penyepuhan (peristiwa melapisi logam dengan logam lain).

  6. Energi listrik menjadi energi bunyi: Radio, televisi, bel listrik.

  7. Energi kimia menjadi energi listrik: Bahan aki dan baterai.

  8. Energi kimia menjadi energi mekanik (gerak): Kendaraan bermotor seperti bus, mobil, motor.

  9. Energi mekanik (gerak) menjadi energi bunyi: Bertepuk tangan, dua benda yang dibenturkan.

  10. Energi mekanik (gerak) menjadi energi listrik: Pemakaian dinamo, kincir angin, pemanfaatan generator (PLTA).

Baca juga: 6 Jenis Ikan Kerapu dan Karakteristiknya

Tidak dapat dipungkiri, setiap jenis energi dapat mengalami perubahan dengan berbagai cara yang mengakibatkan bertambahnya fungsi dan manfaat bagi energi tersebut. (MRZ)