Konten dari Pengguna

6 Kelebihan dan Kekurangan Bahan Pangan Hewani dalam Kehidupan Sehari-hari

Ragam Info
Akun yang membahas berbagai informasi bermanfaat untuk pembaca.
25 Februari 2024 17:26 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani. Sumber foto: Unplash/Eiliv Aceron
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani. Sumber foto: Unplash/Eiliv Aceron
ADVERTISEMENT
Bahan pangan hewani adalah semua bahan pangan yang berupa atau berasal dari hewan serta produk-produk yang diolah menggunakan bahan dasar dari hewan. Kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani penting untuk diketahui.
ADVERTISEMENT
Umumnya, bahan pangan hewani memiliki kandungan protein yang tinggi. Jenis bahan pangan ini biasa diolah menjadi olahan produk makanan atau dapat dikonsumsi secara langsung.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Pangan Hewani

Ilustrasi kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani. Sumber foto: Unplash/José Ignacio Pompe
Bahan pangan hewani memiliki kandungan lemak dan protein. Protein dari bahan makanan yang berasal dari hewan lebih baik jika dibandingkan dengan bahan pangan nabati.
Dikutip dari buku Dasar Agronomi karya Amarullah, dkk. (2021:34), sumber protein hewani berasal dari daging sapi, telur, daging ayam, sosis, ikan, keju, dan lain-lain. Biasanya, kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani ini memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh manusia.
Inilah kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani dalam kehidupan sehari-hari.

A. Kelebihan Bahan Pangan Hewani

Mengonsumsi bahan pangan hewani jangan terlalu banyak karena dapat menyebabkan beberapa penyakit. Maka dari itu, saat mengonsumsi jenis makanan ini harus sesuai porsi dalam tubuh. Berikut adalah beberapa kelebihan dari bahan pangan hewani.
ADVERTISEMENT

1. Mengandung Asam Amino

Bahan pangan hewani mengandung sumber protein yang lebih baik daripada bahan pangan nabati. Protein yang dihasilkan dari sumber makanan ini berupa asam amino esensial yang penting bagi tubuh.
Pasalnya, asam amino esensial tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia sehingga harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Jika ingin mendapatkan sembilan asam amino dari bahan pangan hewani manusia dapat mengonsumsi telur, daging, dan susu.

2. Mengandung Vitamin B12

Protein bahan pangan hewani mengandung vitamin B12 yang tidak dapat dijumpai dalam protein bahan pangan nabati. Vitamin B12 berfungsi untuk pembentukan sel darah merah, menjaga sistem saraf, dan membantu memperlancar sistem metabolisme tubuh.

3. Mengandung Vitamin D dan DHA

Vitamin DHA adalah jenis asam lemak omega-3 yang diperlukan oleh tubuh untuk membantu perkembangan mata dan otak. Biasanya, vitamin ini dapat ditemukan jika mengonsumsi ikan.
ADVERTISEMENT

B. Kekurangan Bahan Pangan Hewani

Meskipun memiliki banyak kelebihan jika mengonsumsinya, bahan pangan ini juga memiliki kelemahan. Adapun kekurangan bahan pangan hewani bisa diketahui sebagai berikut.

1. Harga Mahal

Bahan pangan hewani memiliki harga yang cenderung mahal daripada bahan pangan nabati. Hal ini membuat sumber makanan tersebut sulit untuk didapatkan oleh masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

2. Daya Tahannya Rendah

Bahan pangan hewani cenderung memiliki daya tahan rendah sehingga dapat mudah rusak. Pasalnya kandungan udara yang dimiliki sumber makanan ini sangat tinggi serta berpotensi menyebabkan pertumbuhan mikroba. Maka dari itu, diperlukan penyimpanan khusus agar bahan pangan ini bisa bertahan lama.

3. Kandungan Lemak Tinggi

Pada bahan pangan hewani memiliki kandungan lemak dan protein yang lebih tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan bisa menyebabkan risiko terkena penyakit jantung.
ADVERTISEMENT
Demikianlah pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan bahan pangan hewani dalam kehidupan sehari-hari. Dalam mengonsumsi sumber makanan ini harus sesuai porsinya dan tidak boleh berlebihan. (NTA)