Konten dari Pengguna

6 Manfaat Tekstur dan Jenis-jenisnya dalam Seni Rupa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi manfaat tekstur. Sumber: pexels.com/SteveJohnson.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi manfaat tekstur. Sumber: pexels.com/SteveJohnson.

Manfaat tekstur menjadi pertimbangan utama seniman menggunakan tekstur tertentu dalam karya seninya. Tekstur membuat karya seni lebih hidup dan membedakan karya seniman satu dengan karya seniman yang lainnya.

Dalam seni rupa, ada beberapa tekstur dasar yang bisa dipelajari, namun hasil akhirnya tergantung dengan pilihan dan keterampilan pengguna. Dari hasil akhir itu pula dapat dilihat bagaimana tekstur memengaruhi sebuah karya.

Manfaat Tekstur dalam Seni Rupa

Ilustrasi manfaat tekstur. Sumber: pexels.com/BrettSayles.

Dikutip dari Pengantar Seni Rupa untuk Guru SD/MI, Meliantina (2023:22), tekstur adalah sensasi permukaan karya seni yang dapat dirasakan jari atau dengan melihatnya. Tekstur berfungsi untuk membentuk sebuah karya.

Dalam seni rupa, tekstur dapat berupa rata, kasar, halus, lembut dan sebagainya. Sedangkan manfaat tekstur adalah:

  1. Digunakan untuk memberikan dimensi dan kesan visual pada sebuah karya seni.

  2. Memberikan efek visual dan emosional pada yang melihat karya tersebut. Contohnya tekstur kasar memberi kesan kuat, sedangkan tekstur lembut memberi kesan anggun.

  3. Tekstur yang dikombinasikan dengan warna, bentuk dan ruang dapat menciptakan karya yang harmonis dan memberikan pesan yang kuat.

  4. Memberikan efek tiga dimensi pada bidang datar seperti kanvas dan kertas.

  5. Menambah kedalaman dan dimensi pada karya seni sehingga membuat karya tersebut seperti hidup dan nyata.

  6. Memberikan kesan yang berbeda antara indra penglihatan dan peraba. Contoh: sebuah karya tampak kasar ketika dilihat tapi ternyata halus ketika disentuh atau sebaliknya.

Jenis-jenis Tekstur dalam Seni Rupa

Dari pembahasan di atas diketahui bahwa manfaat tekstur itu bermacam-macam tergantung jenis tekstur yang digunakan. Berikut adalah jenis-jenis tekstur dalam seni rupa:

  1. Tekstur fisik, yaitu tekstur yang dapat dirasakan dengan tangan atau rabaan. Contoh: kayu dan kulit.

  2. Tekstur imajiner, yaitu tekstur yang diciptakan melalui warna dan bentuk untuk menghasilkan efek tertentu. Contoh: lukisan abstrak.

  3. Tekstur visual, yaitu tekstur yang dapat dilihat. Contoh: tekstur batu dan kayu.

  4. Tekstur implisit, yaitu tekstur yang tidak jelas dan hanya dapat diciptakan menggunakan teknik tertentu. Ini hanya dapat dilakukan oleh seniman yang mumpuni. Contoh: mencampur warna atau bentuk.

Baca juga: Mengenal Ritme Mengalir dalam Seni Rupa

Itulah manfaat tekstur dan jenis-jenisnya dalam seni rupa. Melakukan banyak eksperimen dengan membuat berbagai tekstur merupakan aktivitas menyenangkan yang akan memperluas kemampuan menghasilkan karya seni. (lus)