Konten dari Pengguna

6 Penyebab Wajah Breakout dan Cara Mengatasinya yang Ampuh

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab wajah breakout. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab wajah breakout. Sumber: www.unsplash.com

Breakout atau jerawat pada wajah bisa menjadi masalah yang mengganggu dan merusak kepercayaan diri. Jerawat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kelebihan minyak atau peradangan. Apa saja penyebab wajah breakout lainnya yang perlu diketahui?

Kulit wajah yang berjerawat mengakibatkan noda hitam. Menurut buku Blog Dokter: Kesehatan Kulit dan Mata (Snackbook), dr. I Made Cock Wirawan (2017), noda hitam disebabkan oleh mekanisme tubuh dalam mengatasi kerusakan jaringan kulit akibat jerawat.

Yang Perlu Diketahui dari Penyebab Wajah Breakout

Ilustrasi penyebab wajah breakout. Sumber: www.unsplash.com

Umumnya, penyebab wajah breakout adalah perawatan kulit yang kurang tepat. Tidak hanya terkait pemilihan produk perawatan kecantikan, namun juga kebiasaan sehari-hari dalam merawat wajah. Berikut beberapa ulasan penyebab wajah breakout.

1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Gula, Kalori, Berminyak

Penyebab wajah breakout adalah konsumsi makanan tinggi gula dan kalori. Berbagai makanan seperi keripik kentang, permen dan cokelat, aneka kue, dan sebagainya perlu dihindari agar wajah senatiasa sehat.

2. Kurang Asupan Vitamin D

Salah satu rahasia kulit yang sehat adalah terpenuhinya asupan vitamin D. Jika wajah breakout meski tidak sering pakai makeup, kekurangan vitamin D bisa penyebab wajah breakout berikutnya.

Selain lewat paparan sinar matahari, vitamin D juga bisa didapat lewat makanan seperti ikan salmon, sarden, minyak ikan kod, tuna kalengan, kuning telur, jamur, sereal, susu kedelai, oatmeal, dan lain-lain.

3. Faktor Hormonal

Perubahan hormon dalam tubuh dapat mempengaruhi keseimbangan minyak di kulit dan menyebabkan jerawat. Biasanya terjadi selama masa pubertas, menstruasi, atau saat mengalami stres.

4. Dehidrasi

Tubuh kita membutuhkan air untuk menjaga keseimbangan fisiologisnya. Air juga dipercaya bisa membantu mengurangi jerawat dengan menjaga kulit tetap terhidrasi.

Ketika kulit mengalami dehidrasi, hal tersebut bisa meningkatkan produksi minyak sehingga memicu munculnya jerawat.

5. Kulit Terkontaminasi

Sering menyentuh wajah atau menempelkan smartphone ke kulit wajah bisa membuatnya terkontaminasi bakteri, sehingga risiko kamu mengalami breakout pun meningkat.

Perlu diketahui, tidak mencuci sarung bantal setidaknya setiap minggu juga bisa menjadi penyebab breakout wajah.

6. Pilihan Produk Perawatan Wajah yang Tidak Tepat

Beberapa produk perawatan wajah yang mengandung bahan kimia keras atau tidak cocok dengan jenis kulit tertentu dapat memicu jerawat.

Baca juga: Perbedaan Purging dan Breakout Lengkap dengan Ciri-Ciri dan Penanganannya

Cara Mengatasi Wajah Breakout

Ilustrasi penyebab wajah breakout. Sumber: www.unsplash.com

Ada beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk mengatasi wajah breakout, apa saja?

  1. Hindari mengompres atau memencet jerawat, karena hal ini dapat memperburuk peradangan dan meninggalkan bekas luka.

  2. Gunakan krim atau gel yang mengandung bahan aktif seperti asam salisilat atau benzoyl peroxide untuk membantu mengeringkan jerawat dan mengurangi peradangan.

  3. Perhatikan pola makan dan hindari makanan yang diketahui dapat memicu jerawat, seperti makanan berlemak, berminyak, atau berkarbohidrat tinggi.

  4. Jaga kebersihan rambut dan hindari mengenalkan minyak atau sisa produk perawatan rambut ke wajah.

  5. Tetap terhidrasi dengan baik dan hindari stres berlebihan.

Setelah tahu penyebab wajah breakout, maka dengan melakukan perawatan wajah yang tepat dan perubahan gaya hidup sehat, siapa pun dapat mengatasi jerawat dan memiliki kulit wajah yang lebih bersih dan sehat. Yuk, dijaga!(VAN)