Konten dari Pengguna

6 Perbedaan Transaksi Debit dan Kredit yang Wajib Diketahui

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan transaksi debit dan kredit. Sumber: Pixabay/AhmadArdity
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan transaksi debit dan kredit. Sumber: Pixabay/AhmadArdity

Perbedaan transaksi debit dan kredit dapat dilihat dari pengertiannya. Transaksi debit bisa diartikan sebagai aktivitas menabung di bank, sementara kredit bisa diartikan sebagai aktivitas peminjaman uang di bank.

Transaksi debit dan kredit merupakan instrumen yang pasti ada dalam bidang keuangan (perbankan), akuntansi bahkan dalam neraca pembayaran internasional. Kedua instrumen tersebut tidak dapat dipisahkan karena selalu berhubungan.

Pengertian Transaksi Debit dan Kredit

Ilustrasi pengertian transaksi debit dan kredit. Sumber: Pixabay/AhmadArdity

Pengertian transaksi debit dan kredit tidak hanya ada dalam ilmu Akuntansi saja, tetapi kedua transaksi ini memiliki banyak pengertian. Adapun penjelasannya, yaitu sebagai berikut.

1. Pengertian Transaksi Debit dan Kredit dalam Perbankan

  • Transaksi debit adalah pencatatan penambahan uang dalam tabungan. Transaksi ini bisa diartikan sebagai kegiatan menabung di bank.

  • Transaksi kredit adalah pencatatan untuk pengurangan nominal uang dalam tabungan. Transaksi ini bisa diartikan sebagai kegiatan mengeluarkan atau mengambil uang dari bank.

2. Pengertian Transaksi Debit dan Kredit dalam Akuntansi

  • Transaksi debit merupakan kegiatan pencatatan akuntansi yang membuat aset dan juga biaya pada lembaga tersebut meningkat.

  • Transaksi kredit merupakan kegiatan akuntansi yang akan membuat liabilitas (utang atau kewajiban yang harus dibayarkan) atau ekuitas meningkat, sehingga membuat akun aset atau beban pada lembaga tersebut berkurang.

3. Pengertian Transaksi Debit dan Kredit dalam Neraca Pembayaran Internasional

Dalam buku Bimbel 6 Mapel Siap UN SMA IPS, Forum Indonesia Cerdas (211:309), pengertian transaksi debit dan kredit, yaitu

  • Transaksi debit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya kewajiban bagi suatu negara yang mempunyai neraca pembayaran untuk mengadakan pembayaran kepada negara lain.

  • Transaksi kredit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya hak bagi negara yang mempunyai neraca pembayaran untuk menerima pembayaran dari negara lain.

Perbedaan Transaksi Debit dan Kredit

Ilustrasi perbedaan transaksi debit dan kredit. Sumber: Pixabay/Tumisu

Kredit dan debit adalah komponen besaran setiap nilai transaksi yang wajib dicatat. Pada dasarnya, perbedaan transaksi debit dan kredit sangat penting diuraikan karena setiap transaksi memengaruhi keduanya. Adapun perbedaannya, yaitu sebagai berikut.

1. Letak Kolom

Kolom debit terletak pada kolom sebelah kiri akun, sedangkan kolom kredit terletak pada sebelah kanan akun buku besar. Rekening penerima nantinya akan dimasukkan ke dalam kolom debit, sedangkan kolom kredit nantinya akan berisi pemberi.

2. Aliran Dana

Semua aliran dana atau apa pun yang masuk pada neraca dari sebuah perusahaan merupakan debit. Sebaliknya, apapun yang keluar dari neraca perusahaan itu termasuk ke dalam kolom kredit.

3. Sumber Peningkatan

Terdapat beberapa sumber peningkatan pada debit. Sebut saja inventaris, kenaikan cash, sarana dan prasarana, tanah dan bangunan, serta pengeluaran. Pengeluaran ini tidak hanya untuk gaji saja, tapi juga termasuk biaya untuk pajak, asuransi, dan dividen.

4. Laporan Rugi Laba

Semua bentuk pengeluaran dan juga kerugian nantinya akan masuk dalam kolom debit. Sementara itu, semua bentuk pendapatan dan juga keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan akan masuk dalam kolom kredit.

5. Kegunaan dan Fungsi

Dalam transaksi, terdapat kartu debit dan kartu kredit yang biasa digunakan. Kedua kartu ini memiliki perbedaan kegunaan dan fungsi. Meskipun keduanya sama-sama mengusung konsep transaksi cashless, peruntukkan spesifiknya tidak seratus persen sama.

Kartu debit lebih berguna untuk transaksi yang bisa dilunasi pada saat itu juga. Di sisi lain, kartu kredit bisa membantu memperoleh suatu barang tanpa melunasi biayanya dengan uang sendiri di muka karena ada sistem cicilan.

6. Sumber Dana

Sumber dana kartu debit bersumber langsung dari uang pribadi yang tersimpan di rekening bank. Jadi, jika nominal transaksi melebihi uang yang seseorang punya, orang tersebut tidak bisa menyelesaikan pembelian.

Namun, kartu kredit memungkinkan seseorang melunasi pembayaran nanti, sebab ada bank penerbit yang akan menggantikan uang untuk sementara.

Baca juga: 3 Contoh Debit dan Kredit dalam Buku Kas Keuangan

Demikian penjelasan 6 perbedaan transaksi debit dan kredit. Pada dasarnya, debit dan kredit adalah suatu istilah yang merujuk pada pengakuan transaksi di dalam laporan keuangan. (MRZ)